Berita

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menjelang KTT NATO di Turki, Selasa 7 Juli 2026 (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube PBS News)

Dunia

Trump Hadiri KTT NATO: Kalau Bukan karena Erdogan Saya Tidak akan Datang

RABU, 08 JULI 2026 | 07:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memuji Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat menghadiri KTT NATO di Ankara, Selasa, 7 Juli 2026, waktu setempat. 

Dalam pernyataannya di hadapan wartawan saat pertemuan dengan Erdogan, Trump mengaku kecewa kepada sekutu NATO dan mengatakan kemungkinan besar tidak akan menghadiri pertemuan tersebut jika tidak diselenggarakan di Turki.

"Saya sangat kecewa dengan NATO. Sejujurnya, jika pertemuan ini tidak diadakan di Turki, tempat teman saya yang merupakan pemimpin kuat berada, mungkin saya tidak akan datang," kata Trump, dikutip Rabu, 8 Juli 2026.


Ia juga menegaskan hubungannya dengan Erdogan sangat baik. 

"Ada kecocokan (chemistry) yang bekerja di antara kami," ujarnya.

Erdogan menyambut hangat pernyataan tersebut. Melalui akun X resminya, Presiden Turki mengatakan dirinya senang menjadi tuan rumah bagi Trump dalam KTT NATO Ankara. Erdogan juga menyatakan optimistis berbagai isu yang dibahas kedua negara dapat mencapai hasil positif. 

"Saya percaya banyak isu dalam agenda kami akan mencapai hasil yang baik berkat solidaritas kami dan hubungan yang kuat," tulisnya.

Dalam pertemuan itu, Trump juga membuka peluang penjualan jet tempur F-35 kepada Turki. Ankara sebelumnya dikeluarkan dari program F-35 pada 2019 setelah membeli sistem pertahanan udara Rusia. Erdogan mengungkapkan bahwa Trump telah memberikan komitmen secara langsung mengenai persoalan tersebut.

Di sisi lain, Trump kembali mengkritik sejumlah sekutu Eropa yang menurutnya tidak memberikan dukungan penuh kepada Amerika Serikat pada awal konflik Iran. Ia menyebut Italia, Jerman, dan Prancis menolak penggunaan pangkalan militer mereka oleh pasukan AS.

Sementara Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menegaskan negara-negara Eropa telah memenuhi komitmen untuk meningkatkan anggaran pertahanan. Di sela-sela KTT, perang Ukraina juga kembali menjadi perhatian. 

Di sisi lain, Trump mengatakan dirinya telah berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan akan bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. 

"Saya pikir mereka berdua ingin mencapai kesepakatan. Memang sudah terlalu lama, tetapi saya rasa akan ada hasilnya," kata Trump.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Intelijen AS: Iran Bakal Perpanjang Perang untuk Goyang Trump di Pemilu Sela

Minggu, 06 September 2026 | 16:27

Pengunjung Lampung Financial Festival 2026 Antusias Jajal Layanan Digital BNI

Minggu, 06 September 2026 | 16:06

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan Malaysia Airlines ke Jakarta Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 | 15:51

Debu Vulkanik Tebal Selimuti Bandar Lampung

Minggu, 06 September 2026 | 15:36

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

Minggu, 06 September 2026 | 15:25

Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Berpeluang Ditolak MK

Minggu, 06 September 2026 | 14:49

Denmark Tegaskan Dukungan Terhadap Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 06 September 2026 | 14:18

BNPB Gencarkan OMC Redam Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 14:12

Pemantauan Kualitas Udara Diperketat Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 | 14:06

Produk Impor Masuk RI Wajib Halal

Minggu, 06 September 2026 | 14:01

Selengkapnya