Proyek Smart Meter Advanced Metering Infrastructure (AMI) yang dilaksanakan PT PLN (Persero) adalah upaya mengadaptasi perkembangan teknologi pada sistem kelistrikan nasional.
Begitu dikatakan Direktur Center for Youth Energy Appreciation (CYEA), Jefferson menyikapi ramainya kabar miring terkait proyek AMI yang disebut ada dugaan penggelembungan anggaran.
Dikatakan Jefferson, proyek Smart Meter AMI merupakan bagian dari transformasi digital PT PLN (Persero) yang telah diimplementasikan secara bertahap sejak 2023, dan telah menjangkau lebih 1,2 juta pelanggan.
"Program tersebut telah diterapkan di berbagai wilayah dan memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan yang lebih modern, efisien, transparan, dan berbasis digital," kata Jefferson dalam keterangan tertulis, Selasa 7 Juli 2026.
Menurut Jefferson, transformasi digital yang dijalankan PLN selama beberapa tahun terakhir menunjukkan perubahan paradigma dalam pengelolaan sistem kelistrikan nasional.
Katanya, digitalisasi tidak lagi sekadar menghadirkan layanan berbasis aplikasi, melainkan menjadi instrumen utama dalam meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat tata kelola perusahaan, mempercepat pengambilan keputusan berbasis data, serta meningkatkan keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.
"Melalui sistem digital tersebut, pelanggan dapat memperoleh data penggunaan listrik yang lebih akurat, serta mendapatkan layanan yang lebih cepat apabila terjadi gangguan pada jaringan listrik," jelasnya.
Menurutnya, setiap informasi yang berkembang mengenai proyek strategis nasional hendaknya disikapi secara proporsional dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menghormati proses penegakan hukum.
"Di saat yang sama, fakta mengenai implementasi program dan manfaat yang telah dirasakan masyarakat juga perlu menjadi bagian dari ruang informasi publik agar masyarakat memperoleh gambaran yang utuh dan berimbang," pungkasnya.