Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Emas Spot Tergelincir dari Level Tertinggi

SELASA, 07 JULI 2026 | 07:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas spot tergelincir dari level tertinggi dua pekannya karena tertekan oleh penguatan Indeks Dolar AS. 

Meski demikian, penurunan ini tertahan oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan lebih berhati-hati dalam menaikkan suku bunga menyusul tanda-tanda perlambatan pasar tenaga kerja di Amerika Serikat. 

Pada penutupan perdagangan Senin, emas spot melemah 0,3 persen menjadi 4.163,64 Dolar AS per ons, setelah sebelumnya sempat menyentuh posisi tertinggi sejak 22 Juni. 


Sebaliknya, harga emas berjangka AS untuk kontrak pengiriman Agustus justru ditutup menguat 1 persen ke posisi 4.167,50 Dolar AS per ons.

Kenaikan Dolar AS sekitar 0,1 persen membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang lain, sehingga menekan permintaan. 

Di sisi lain, data ketenagakerjaan AS memperlihatkan pertumbuhan lapangan kerja Juni yang melambat signifikan disertai revisi turun pada data penggajian dua bulan sebelumnya. Kondisi ini membuat pelaku pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat, yang menjadi sentimen positif bagi emas karena aset tanpa imbal hasil ini biasanya kehilangan daya tarik saat suku bunga tinggi. 

Pergerakan ini juga berdampak pada logam mulia lainnya, di mana perak spot turun 0,3 persen menjadi 62,17 Dolar AS per ons dan platinum melemah 0,4 persen ke posisi 1.630,86 Dolar AS per ons, sementara paladium berhasil naik tipis 0,1 persen ke level 1.275,43 Dolar AS per ons.

Kini fokus investor beralih pada rilis risalah rapat kebijakan moneter Federal Reserve yang diharapkan memberi petunjuk lebih jelas mengenai arah suku bunga ke depan.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya