Berita

Koordinator CBA Jajang Nurjaman bersama Direktur Eksekutif CBA Uchok Sky Khadafi di KPK. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

CBA Melapor ke Dewas KPK Tak Usut Cokelat Muda dan Tua di Suap Bea Cukai

SENIN, 06 JULI 2026 | 18:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Center for Budget Analysis (CBA) melaporkan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Dewan Pengawas (Dewas), Senin, 6 Juli 2026. Laporan tersebut terkait penanganan kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

“Kami datang ke sini memasukkan surat yang ditujukan pada Dewas KPK terkait dengan penanganan perkara dugaan korupsi di Bea Cukai,” kata Direktur CBA, Uchok S. Khadafi, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Uchok mengatakan, ada beberapa pokok pengaduan yang disampaikan kepada Dewas KPK. Antara lain pimpinan KPK diduga mengetahui dan membiarkan penanganan kasus suap di Bea Cukai hanya menyasar pejabat Dirjen Bea Cukai dan pimpinan Blueray Cargo.


"Padahal berdasarkan keterangan saksi di Berita Acara Pemeriksaan dan fakta di persidangan, uang haram Blueray juga mengalir ke jaksa dan polisi. Tapi mengapa jatah dengan kode cokelat muda dan cokelat tua ini tidak diusut?" ujarnya.

Kedua, ada dugaan mengerdilkan kasus hanya pada Blueray. Padahal, KPK pernah menyampaikan penyidik telah memeriksa sekitar 20 perusahaan forwarder.

"Tidak pernah dijelaskan daftar resmi, status masing-masing, dan posisi hukum mereka. Yang pasti, pemeriksaan terhadap banyak forwarder menunjukkan bahwa KPK sebenarnya melihat kemungkinan perkara ini lebih luas dari sekedar Blueray. Pertanyaannya apakah 20 forwarder hanya saksi pembanding, atau bagian dari pembacaan jaringan impor nasional? KPK tidak pernah menjelaskan," tambah Uchok.

Uchok mencontohkan PT Infinity yang muncul dalam persidangan. Disebut oleh saksi, ada pembacaan BAP, ada relasi dengan Orlando, dan ada dugaan titipan uang. Tapi publik tidak pernah mendapat verifikasi terkait ini dari KPK.

"Sangat tidak sehat jika membiarkan nama-nama yang muncul dalam BAP maupun persidangan terus menggantung tanpa status yang terang," tegas Uchok, yang datang melapor ke Dewas KPK bersama Koordinator CBA Jajang Nurjaman.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kemitraan PLN Perkuat KDKMP jadi Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:16

Pemerintah Serap Masukan Akademisi hingga Peneliti untuk Perkuat Ekonomi Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:53

Tak Hanya Tunjuk Kepala Baru, Pemerintah Diminta Serius Benahi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:23

BUK dan Bukti Kegagalan SKK Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:59

Korupsi Dana Bencana Bentuk Pengkhianatan terhadap Amanah Kemanusiaan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:29

Wajah Muda Kemiskinan yang Berubah

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:58

Maruli Berjabat Tangan dengan Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:29

Lokasi Ledakan di Pasar Cimanggis-Ciputat Bukan SPPG

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:00

Selain Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:45

Perpaduan Kekuatan Laut dan Udara Warnai Demo Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:08

Selengkapnya