Berita

Mantan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal (Foto: Instagram)

Global

Dino Heran RI Tak Kirim Delegasi ke Pemakaman Ayatollah Khamenei

SENIN, 06 JULI 2026 | 11:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal mempertanyakan keputusan Pemerintah Indonesia yang tidak mengirim delegasi resmi menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran.

Melalui akun X miliknya, Senin, 6 Juli 2026, Dino mengaku heran karena undangan resmi dari Pemerintah Iran kepada Indonesia disebut tidak mendapat tanggapan.

"Dengan hormat, saya sungguh heran kenapa Pemerintah Indonesia tidak memenuhi undangan Iran untuk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei yang terbunuh dalam serangan militer ilegal," tulis Dino.


Menurut Dino, berdasarkan informasi yang diterimanya, Iran telah berupaya mengundang Pemerintah Indonesia. Namun, pada akhirnya yang hadir hanya Duta Besar RI di Teheran. Sikap tersebut, kata dia, dipandang Iran sebagai bentuk meremehkan undangan resmi.

Ia membandingkan sikap Indonesia dengan sejumlah negara lain seperti Arab Saudi, Qatar, Turki, Oman, Kazakhstan, Mesir, Pakistan, Rusia, Tiongkok, India, Malaysia, dan Bangladesh yang mengirim delegasi resmi, bahkan Pakistan mengutus presiden. 

Mantan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat itu juga menyebut, Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia justru menjadi satu-satunya yang tidak mengirim delegasi resmi.

Dia kemudian mempertanyakan apakah absennya delegasi Indonesia menunjukkan mulai lunturnya politik luar negeri bebas aktif karena faktor kehati-hatian terhadap Amerika Serikat. Di sisi lain, ia juga membuka kemungkinan persoalan tersebut terjadi akibat buruknya tata kelola pengambilan keputusan di lingkungan diplomasi Indonesia.

"Paling tidak Indonesia bisa mengirim Wamenlu urusan dunia Islam Anis Matta. Tapi beliau justru keliling Asia Tengah untuk kunjungan yang sifatnya rutin," ujarnya.

Dino menegaskan, Iran merupakan sahabat lama Indonesia yang selama ini memiliki hubungan baik tanpa konflik. Karena itu, menurutnya, kehadiran delegasi resmi Indonesia dalam prosesi penghormatan terakhir Ayatollah Khamenei semestinya menjadi wujud nyata diplomasi bebas aktif sekaligus penegasan sikap Indonesia terhadap tindakan yang disebutnya sebagai pembunuhan ilegal dan bertentangan dengan hukum internasional.

"Jangan sampai kita selalu lantang bicara bebas aktif, tapi begitu diminta menentukan sikap dalam situasi yang sensitif, kita bersembunyi. Please remember: bebas aktif adalah diplomasi berprinsip, bukan diplomasi sungkan," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya