Berita

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Din Syamsuddin (Foto: Dokumen pribadi)

Politik

Hijrah dan Jihad Harus Berjalan Beriringan agar Umat Islam Raih Kemenangan

SENIN, 06 JULI 2026 | 09:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Umat Islam perlu memadukan semangat hijrah dan jihad sebagai syarat untuk meraih kemenangan dan kemajuan.

Demikian disampaikan Tokoh Muhammadiyah, Din Syamsuddin, saat menjadi pembicara dalam Tabligh Akbar Wisata Dakwah yang digelar Pimpinan Daerah Aisyiyah Cilacap di Alun-Alun Wanareja, Cilacap. 

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 7.000 jemaah yang mayoritas merupakan warga Aisyiyah.


Din menjelaskan bahwa Al-Quran menyebutkan tiga syarat utama kemenangan, yakni iman, hijrah, dan jihad.

"Hijrah merupakan perubahan alam pikiran atau mindset dari kemunduran kepada kemajuan. Alam pikiran berkemunduran yang menimpa mayoritas umat Islam dewasa ini bertentangan dengan pesan Islam yang menyuruh pemeluknya untuk bangkit maju merebut keunggulan,” ujar Din dalam keterangan resminya, dikutip Senin, 6 Juli 2026.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah dua periode itu mengatakan Islam mengajarkan umatnya untuk meninggalkan kemalasan menuju kerja keras, kebodohan menuju kecerdasan, serta kemiskinan menuju kesejahteraan.

Menurut Din, setelah membangun semangat hijrah, umat Islam harus melanjutkannya dengan jihad dalam makna mengerahkan seluruh kemampuan untuk mencapai tujuan yang mulia.

"Jika umat Islam mengamalkan prinsip hijrah, dilanjutkan dengan jihad dalam arti mengerahkan segala daya upaya untuk tujuan mulia, maka Allah SWT akan menganugerahi umat Islam dengan derajat agung dan kemenangan nyata,” katanya.

Ia menambahkan, pesan Tahun Baru Hijriah itu penting dijadikan pedoman agar umat Islam di Indonesia tidak hanya unggul dari sisi jumlah, tetapi juga memiliki kualitas dan daya saing.

Din juga menyampaikan apresiasi terhadap peran Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Islam yang dinilai konsisten memberdayakan masyarakat.

Menurutnya, Aisyiyah telah memberikan kontribusi besar melalui berbagai amal usaha di bidang kesehatan, sosial, dan pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.

"Aisyiah adalah satu-satunya organisasi kaum perempuan umat Islam yg mampu menyelenggarakan amal usaha yg banyak dalam bidang kesehatan (rumah sakit dan klinik), dalam bidang sosial (panti asuhan dan panti sosial), dalam bidang pendidikan (dari Taman Kanak-Kanak hingga Perguruan Tinggi). Aisyiah sekarang sudah mendirikan tiga Universitas Aisyiah/Unisa di Yogyakarta, Surakarta, dan Bandung," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya