Berita

Diskusi Publik dan Peluncuran Buku Reintelektualisasi: Antologi Kajian dan Gagasan Pergerakan. (Foto: Dokumentasi PMII Ciputat)

Nusantara

PMII Ciputat:

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

SENIN, 06 JULI 2026 | 03:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ciputat kembali menegaskan komitmennya dalam merawat dan mengembangkan tradisi intelektual melalui penyelenggaraan Diskusi Publik dan Peluncuran Buku Reintelektualisasi: Antologi Kajian dan Gagasan Pergerakan. 

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Aswaja Ciputat ini menjadi ruang perjumpaan kader PMII untuk mendiskusikan pentingnya penguatan tradisi keilmuan sebagai fondasi gerakan mahasiswa di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Ketua Umum PMII Cabang Ciputat, Fauzan Bahasuan, menjelaskan bahwa penerbitan buku tersebut merupakan bagian dari agenda besar organisasi dalam membangun ekosistem intelektual yang berkelanjutan. Menurutnya, antologi ini menjadi representasi dari arah baru gerakan PMII Ciputat yang menempatkan produksi pengetahuan sebagai bagian integral dari proses kaderisasi.


"Buku ini lahir bukan sekadar sebagai kumpulan tulisan, melainkan sebagai manifestasi nyata dari arah gerakan intelektual yang kami bangun melalui gagasan besar “Reveal PMII Ciputat: Rekonstruksi Pemikiran dan Menciptakan Ekosistem Arus Baru.” Gagasan tersebut berangkat dari kesadaran bahwa organisasi kader tidak cukup hanya menjadi ruang kaderisasi formal, tetapi juga harus menjadi ruang produksi pengetahuan, pertukaran gagasan, dan pengembangan tradisi akademik yang berkelanjutan," ujar Fauzan dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu malam, 5 Juli 2026.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penerbitan antologi merupakan bentuk konkret dari komitmen tersebut agar tradisi intelektual tidak berhenti pada forum-forum diskusi, tetapi juga melahirkan karya yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

"Oleh karena itu, penerbitan antologi ini menjadi salah satu bentuk konkret dalam menerjemahkan visi tersebut ke dalam karya yang dapat dibaca, dikaji, dan diwariskan. Kami berharap buku ini menjadi pijakan untuk membangun tradisi literasi dan produksi pengetahuan yang terus berkembang di lingkungan PMII maupun masyarakat luas," ungkapnya.

Mengusung tema “Rekonstruksi Pemikiran dan Menciptakan Ekosistem Arus Baru: Membangun Tradisi Intelektual, Literasi Kritis, dan Gerakan Transformasi," kegiatan ini dilandasi oleh kesadaran bahwa gerakan mahasiswa tidak cukup bertumpu pada aktivisme semata, tetapi memerlukan basis epistemik yang kuat dalam membaca realitas, menyusun kritik, serta menawarkan alternatif pemikiran terhadap berbagai persoalan kebangsaan. 

Dalam konteks tersebut, reintelektualisasi dimaknai sebagai upaya menghidupkan kembali tradisi berpikir kritis, memperkuat budaya literasi, serta membangun dialektika keilmuan di dalam organisasi.

Buku Reintelektualisasi: Antologi Kajian dan Gagasan Pergerakan menghimpun berbagai tulisan kader PMII Ciputat yang mengangkat beragam isu, mulai dari sosial-politik, pendidikan, keislaman, demokrasi, hingga dinamika gerakan mahasiswa. Antologi ini diharapkan menjadi kontribusi intelektual kader PMII dalam memperkaya khazanah pemikiran sekaligus menjembatani dialog antara tradisi akademik dan praksis pergerakan.

Diskusi tersebut juga menghadirkan Arlian Buana, senior PMII Ciputat sekaligus Pemimpin Redaksi pertama Mojok.co, sebagai narasumber dan pembedah buku.

Dalam pemaparannya, Arlian Buana menekankan bahwa keberhasilan sebuah buku tidak ditentukan oleh kemeriahan peluncurannya, melainkan oleh sejauh mana gagasan yang terkandung di dalamnya terus hidup dan dipergunakan sebagai rujukan.

"Maka jika saya harus memberi satu saran paling praktis, kira-kira begini: jangan promosikan hanya peluncurannya; promosikan isi tiap artikelnya. Jangan umumkan hanya nama pembicaranya; umumkan juga satu ide penting yang dibawa masing-masing tulisan. Jangan puas dengan poster; buat ringkasan, potongan video, kutipan visual, diskusi lanjutan, dan arsip digital yang rapi," ucap Arlian.

Menurut dia, di tengah lanskap media digital yang serba cepat, diseminasi pengetahuan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses produksi pengetahuan itu sendiri. Sebuah karya akan memiliki dampak yang lebih luas apabila terus dihadirkan dalam berbagai bentuk sehingga dapat menjangkau lebih banyak pembaca.

"Sebab pada akhirnya, jurnal atau buku tidak dikenang karena acara peluncurannya. Buku dikenang karena orang kembali kepadanya ketika hendak memahami satu masalah," jelasnya.

Pesan tersebut menjadi refleksi penting bagi PMII Ciputat bahwa reintelektualisasi tidak berhenti pada penerbitan sebuah buku, tetapi harus berlanjut melalui pembangunan ekosistem pengetahuan yang sehat melalui budaya membaca, menulis, berdiskusi, mendokumentasikan, dan mendiseminasikan gagasan secara berkelanjutan. 

Dengan demikian, Reintelektualisasi: Antologi Kajian dan Gagasan Pergerakan diharapkan tidak hanya menjadi dokumentasi pemikiran kader, tetapi juga menjadi referensi yang terus hidup dalam ruang akademik, gerakan mahasiswa, maupun masyarakat luas.

Melalui peluncuran antologi ini, PMII Cabang Ciputat berharap tradisi intelektual tidak berhenti sebagai slogan organisasi, melainkan terus bertumbuh menjadi budaya yang melekat dalam setiap proses kaderisasi. Buku ini diharapkan menjadi awal dari lahirnya lebih banyak karya ilmiah, kajian, dan gagasan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan gerakan mahasiswa, serta kemajuan kehidupan bangsa.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya