Berita

Proses adat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo menginjak kepala kerbau di Lampung. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Bocoran: Jokowi Injak Kepala Kerbau demi PSI Tembus 7 Persen

MINGGU, 05 JULI 2026 | 20:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Simbol menginjak kepala kerbau yang diperlihatkan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) saat safari politik ke Lampung bersama PSI dinilai pertanda genderang perang dengan PDIP.

"Kalau pernyataan ketua adat di sana, menginjak kepala kerbau itu maknanya melepas ego. Tapi, secara asosiasi, kok kerbau ini identik dengan salah satu partai politik (PDIP). Itu juga kemudian multitafsir," kata Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI), Ali Rif'an dikutip Minggu, 5 Juli 2026.

Informasi yang didapat Ali Rif'an, agenda PSI untuk masuk parlemen tidak ecek-ecek.


"Targetnya (PSI) tidak hanya lolos parliamentary threshold. Kalau enggak salah ada bisik-bisik tetangga itu targetnya 7 persen," ungkapnya.

Target yang dipatok tinggi tersebut, menurut Magister Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) ini secara tidak langsung menunjuk satu parpol yang akan "digergaji" Jokowi lewat PSI.

"Sehingga harus jelas partai mana yang harus diiris. Di dalam konteks elektoral hari ini kan sempit pertarungan partai ini. Partai yang di Senayan sekarang kan ada delapan," urainya.

Dengan cara memperkuat basis massa pendukung lewat safari politik yang kini telah berjalan, Jokowi sedang mempertegas parpol yang menjadi targetnya.

"Nah, kalau misalnya PSI mau masuk ke Senayan, dia harus mengiris partai yang ada di sana atau menghilangkan satu partai yang ada di sana," demikian Ali menambahkan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya