Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (dua kiri). (Foto: Istimewa)
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (dua kiri). (Foto: Istimewa)
DikatakanAHY, keberadaan Kesultanan tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga tetap relevan dalam menjaga kohesi sosial, nilai-nilai keagamaan, serta identitas budaya Melayu di Sumatera Utara.
"Saya melihat Kesultanan bukan hanya sebagai penjaga sejarah, tetapi juga penjaga nilai, penjaga persatuan, dan penjaga harmoni sosial di tengah masyarakat," kata AHY dalam keterangan tertulis, Jumat 3 Juli 2026.
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
UPDATE
Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25
Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20
Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00
Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47
Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42
Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30
Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24
Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23
Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23
Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11