Berita

Program Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX). (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

JUMAT, 03 JULI 2026 | 15:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang menghantam sektor formal tidak lantas membuat korbannya patah arang. Melalui Program UMiMAX (Ultra Mikro Pertamina Aksi), PT Pertamina (Persero) sukses menyulap para korban PHK dan masyarakat rentan ekonomi menjadi pengusaha mandiri yang mencetak omzet miliaran rupiah.

Langkah konkret BUMN energi ini menjadi angin segar di tengah sulitnya keterbatasan lapangan kerja, dengan memberikan hibah sarana usaha, pelatihan, hingga pendampingan bisnis secara berkelanjutan.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengungkapkan, program ini memang didesain khusus untuk membangkitkan energi kelompok masyarakat prasejahtera, guru kontrak, pekerja informal, hingga korban efisiensi perusahaan.


"Dari sisi profil peserta, sekitar 75 persen mitra UMiMAX merupakan korban PHK, sedangkan sisanya masyarakat dengan kondisi ekonomi lemah," kata Baron dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026.

Hasilnya pun bukan kaleng-kaleng. Pertamina mencatat, sepanjang periode Januari hingga April 2026, total pendapatan seluruh peserta program UMiMAX sukses menembus angka Rp2,75 miliar dengan raihan laba bersih mencapai Rp858 juta.

Secara individu, para pelaku usaha ultra mikro binaan Pertamina ini mampu mengantongi rata-rata omzet bulanan sekitar Rp30 juta. Bahkan, beberapa di antaranya berhasil meraup laba bersih di atas Rp10 juta per bulan.

Cerita sukses ini salah satunya dirasakan oleh Rahmadi (30). Setelah terpuruk akibat terkena PHK, duda yang menjadi tulang punggung keluarga ini bangkit modal nekat membuka warung kopi (warkop) lewat sokongan UMiMAX. Kini, warkop mini milik Rahmadi mampu mendatangkan omzet hingga Rp1,9 juta per minggu.

"Alhamdulillah, setelah ikut program UMiMAX saya memiliki penghasilan yang lebih stabil untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan bisa menjalani hidup dengan lebih tenang," tutur Rahmadi.

Kisah serupa datang dari Wiwik Utami (49). Sejak suaminya menganggur akibat PHK dua tahun lalu, Wiwik nekat membuka usaha Warmindo bantuan dari Pertamina demi menopang dapur dan mengurangi ketergantungan pada anaknya. Sempat terseok-seok dengan pendapatan di bawah Rp50 ribu, kini Wiwik mengantongi untung bersih Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per minggu.

Baron menilai, lompatan ekonomi yang dirasakan para peserta menjadi bukti sahih bahwa sektor ultra mikro memiliki daya tahan dan potensi raksasa jika dikawal dengan formula yang tepat.

"Dampak positif ini mendorong kami untuk lebih mengembangkan program UMiMAX ke depan agar semakin banyak masyarakat rentan yang bisa mandiri secara ekonomi," pungkas Baron.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya