Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Dow Jones Cetak Rekor Baru di Tengah Tekanan Saham Teknologi AI

JUMAT, 03 JULI 2026 | 08:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wall Street mengakhiri perdagangan dengan pergerakan beragam, di mana indeks Dow Jones berhasil mencetak rekor penutupan tertinggi baru, sementara Nasdaq tertekan oleh aksi jual pada saham-saham semikonduktor dan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Pada penutupan perdagangan Kamis, 2 Juli 2026, indeks Dow Jones Industrial Average tercatat melonjak 594,83 poin atau 1,14 persen ke level rekor 52.900,07. 

Sementara S&P 500 ditutup hampir tidak berubah di 7.483,24, dan Nasdaq Composite turun 0,8 persen ke 25.832,67.


Tekanan terhadap Nasdaq dipicu oleh pelemahan saham-saham semikonduktor untuk hari kedua berturut-turut. ETF VanEck Semiconductor (SMH) anjlok 4,5 persen, dengan saham Teradyne merosot 13,6 persen, KLA turun 11,5 persen, Micron melemah 1,4 persen, dan sejumlah saham chip lainnya juga mengalami penurunan tajam.

Meski pergerakan harian bervariasi, ketiga indeks utama tetap membukukan kenaikan sepanjang pekan perdagangan yang dipersingkat karena libur nasional di AS. Dow Jones naik hampir 2 persen, S&P 500 menguat 1,8 persen, sedangkan Nasdaq masih mencatat kenaikan sekitar 2,1 persen.

Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh laporan ketenagakerjaan AS. Jumlah lapangan kerja nonpertanian (nonfarm payrolls) pada Juni hanya bertambah 57.000, jauh di bawah perkiraan ekonom sebanyak 115.000. Namun, tingkat pengangguran justru turun menjadi 4,2 persen dari sebelumnya 4,3 persen.

Data tersebut mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor dua tahun turun karena pelaku pasar menilai Federal Reserve kemungkinan tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga. Kondisi itu turut memberikan dorongan bagi penguatan Dow Jones meski saham-saham teknologi masih berada di bawah tekanan.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya