Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo dianugerahi gelar adat Baginda Pemuka Bangsa oleh lima kerajaan adat Lampung. (Foto: Istimewa)

Politik

Safari Politik Jokowi: Besarkan PSI atau Agenda Lain?

JUMAT, 03 JULI 2026 | 00:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Lampung, dan akan dilanjutkan ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Jawa Barat (Jabar) memancing pertanyaan publik.

“Apakah itu untuk membesarkan PSI atau ada agenda politik lain? Ini menjadi pertanyaan yang berkembang di masyarakat,” kata pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah, dikutip Jumat 3 Juli 2026.

Dalam analisisnya, Amir menyebut muncul anggapan dari sebagian kalangan yang memandang Jokowi sebagai sosok yang memiliki pengaruh kuat di luar struktur formal pemerintahan.


Ia menggunakan istilah deep state maupun untouchable government sebagai bagian dari analisis mengenai persepsi publik yang berkembang.

Lebih lanjut, Amir menilai dinamika persidangan perkara dugaan ijazah palsu juga tidak dapat dilepaskan dari dimensi politik. Ia bahkan mengemukakan kekhawatiran adanya pengaruh perkembangan geopolitik global terhadap dinamika politik nasional.

Amir juga mengaitkan situasi tersebut dengan pidato Presiden Prabowo pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang menekankan agar penegakan hukum tidak “tajam ke bawah dan tumpul ke atas.”

Menurutnya, pidato tersebut dapat dimaknai sebagai arahan agar aparat penegak hukum bekerja secara adil kepada seluruh pihak tanpa diskriminasi.

“Itu bisa dimaknai sebagai perintah agar penegakan hukum dilakukan secara adil. Tinggal bagaimana implementasinya dalam kebijakan pemerintah,” pungkas Amir.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya