Berita

Direktur Citra Institute Yusak Farchan (tengah) bersama Sekretaris Akademi Partai Golkar Arief Rosyid, dalam rilis bertajuk "Bedah Hasil Riset Digital Analysist & Public Sentiment Report, di Ruko Boulevard Podomoro Golf View, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis, 2 Juli 2026. (Foto: Citra Institute)

Politik

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

KAMIS, 02 JULI 2026 | 19:10 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Lagu Mas Bahlil Ganteng (MBG) menjadi materi survei terbaru Citra Institute, untuk mengukur dampaknya terhadap sentimen Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan partai berlogo beringin ini.

Hasil survei tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan, dalam rilis bertajuk "Bedah Hasil Riset Digital Analyst & Public Sentiment Report, di Ruko Boulevard Podomoro Golf View, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis, 2 Juli 2026.

Dia menjelaskan di hadapan Sekretaris Akademi Partai Golkar, Arief Rosyid yang hadir sebagai penanggap, bahwa temuannya menunjukkan dampak positif lagu MBG bagi Bahlil dan juga Golkar, menggunakan metode Based on Intelligence Sosmed Monitoring.


“Jadi kita coba lakukan itu, dan hasilnya memang menarik. Jadi data yang kita ambil adalah 1 bulan sebelum periode viral dan 1 bulan setelah periode viral (Lagu MBG),” ujar Yusak.

Dia memaparkan, temuan Citra Institute pertama adalah hasil uji sentimen atas viralitas lagu MBG kepada figur Bahlil, dan kedua terhadap Golkar itu sendiri.

“Tercatat sentimen positif Bahlil pada periode sebelum Lagu MBG viral di 1 hingga 23 Mei 2026 sebesar 75 persen. Sedangkan, setelah Lagu MBG viral pada periode 24 Mei-15 Juni 2026 ditemukan turun menjadi 70 persen,” paparnya.

"Namun, untuk pak Bahlil, penurunan karena faktor Pertamax naik dan penurunannya masih dalam batas toleransi," sambungnya memaparkan.

Kemudian, lanjut Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) itu, sentimen positif Golkar pada periode sebelum Lagu MBG viral. Sedangkan, setelah Lagu MBG viral ditemukan naik.

“Berbeda dengan efek lagu terhadap Partai Golkar. Justru untuk institusi Partai Golkar, sentimen positifnya itu naik ya, dari 57 persen sebelum periode viral menjadi 78 persen, atau dengan kata lain naiknya ini cukup signifikan,” urainya.

Yusak juga menyebutkan, sentimen negatif Bahlil pada periode sebelum Lagu MBG viral di 1 hingga 23 Mei 2026 sebesar 19 persen. Tetapi, setelah Lagu MBG viral pada periode 24 Mei-15 Juni 2026 ditemukan naik menjadi 26 persen.

“Sebaliknya, sentimen negatif Golkar justru menurun, dari periode sebelum Lagu MBG viral dari sebesar 33 persen menjadi 15 persen,” katanya.

Survei Citra jadi Bahan Kajian Akademi Golkar Patok Target di 2029

Sementara itu, Arief Rosyid menyatakan, Akademi Partai Golkar sebagai institusi kaderisasi yang disahkan dalam forum Rapimnas tahun 2025, dibentuk oleh Ketua Umum Bahlil Lahadalia untuk menata sistem kaderisasi partai politik secara lebih mendalam.

“Lembaga ini memiliki fokus berbeda dengan Golkar Institute yang lebih banyak merespons isu kebijakan publik kontemporer. Akademi ini dirancang untuk menjawab agenda mendesak mengenai pengaderan seluruh anggota partai di berbagai macam tingkatan,” ungkapnya.

Sistem pengaderan di dalam akademi tersebut, lanjut dia, kini terus dirapikan melalui konsep pedoman diklat yang sangat terstruktur. Nantinya seluruh pengurus daerah diwajibkan untuk mengikuti pelatihan sebelum resmi menduduki jabatan struktural di Partai Golkar.

Selain menjadi sekolah formal partai, mantan Ketua Umum PB HMI itu juga memastikan Akademi Golkar juga berfungsi sebagai wadah pemikir atau think tank internal. Berbagai macam isu strategis akan diolah menjadi jurnal ilmiah demi mendukung kemajuan pelembagaan politik organisasi tersebut.

“Pihak akademi mengapresiasi hasil riset Citra Institute mengenai viralitas lagu yang memberikan dampak positif bagi citra partai. Hasil penelitian ini dinilai sangat membantu organisasi dalam merumuskan strategi matang untuk menghadapi berbagai momen politik kedepan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Arief menegaskan dampak lagu MBG dinilai sangat luar biasa karena mampu menjangkau ingatan anak kecil dengan sangat mudah sekali. Fenomena unik ini, dia anggap sebagai anugerah besar yang patut disyukuri oleh seluruh jajaran internal pengurus partai.

“Bahlil Lahadalia menanggapi santai viralitas lagu tersebut karena beliau sudah sangat terbiasa menghadapi berbagai macam dinamika,” ujarnya.

“Beliau selalu konsisten membangun fondasi kuat dan meletakkan warisan berharga pada setiap institusi yang pernah dipimpinnya,” demikian Arief menambahkan.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya