Berita

Dubes RI di Madrid Muhammad Najib (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Dunia

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

KAMIS, 02 JULI 2026 | 18:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Duta Besar RI di Madrid Muhammad Najib menyebut peresmian kantor permanen UN Tourism di Spayol menjadi penegas komitmen negara itu dalam menjaga tatanan dunia yang bertumpu pada kerja sama multilateral.

Dalam unggahan video di kanal YouTube Wisma RI Madrid yang dikutip Kamis, 2 Juli 2026, Dubes menyoroti kehadiran langsung Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez beserta sejumlah menteri kabinet dalam acara tersebut. 

Bagi Najib, kehadiran para pejabat tinggi itu menunjukkan besarnya dukungan pemerintah Spanyol terhadap UN Tourism sekaligus mempertegas komitmen Madrid dalam menjaga semangat multilateralisme di tengah berbagai tantangan geopolitik dunia.


"Karena itu saya melihat hari ini sangat istimewa. Tapi lebih dari itu ada pesan yang ingin disampaikan, betapa Spanyol ini menjadi garda terdepan membela multilateralisme di tingkat global," ujarnya. 

Menurut Najib, Sanchez dalam pidatonya berulang kali menggarisbawahi pentingnya menjaga multilateralisme melalui lembaga-lembaga PBB.

"Dia tidak hanya melawan semangat multilateralisme yang dikembangkan oleh negara tertentu, tapi dia juga mengajak sejumlah negara Eropa dan negara-negara yang mereka sebut dengan Global South. Karena itu lembaga PBB menjadi lembaga satu-satunya yang resmi, yang menaungi semangat multilateralisme yang sekarang ini menghadapi tantangan yang tidak kecil," jelasnya.

Najib menilai Indonesia memiliki pandangan yang sejalan dengan Spanyol dalam menjaga semangat multilateralisme. 

Karena itu, ia menyarankan Indonesia mempererat hubungan dengan Spanyol serta mengajak lebih banyak negara di kawasan Global South untuk bersama-sama mempertahankan tatanan multilateral.

"Solidaritas di tingkat global tentang kemanusiaan perlu dibangun, begitu juga semangat kebersamaan menjaga dunia kita ini supaya tetap aman, damai, juga makmur," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya