Berita

Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Belarus Siap Latih SDM dan Transfer Teknologi Pertanian ke Indonesia

KAMIS, 02 JULI 2026 | 16:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko menyatakan kesiapan negaranya untuk mentransfer teknologi dan keahlian di bidang pertanian guna mendukung program ketahanan pangan Indonesia. 

Komitmen tersebut menjadi salah satu prioritas dalam implementasi Peta Jalan Kerja Sama Belarus-Indonesia 2026-2030 yang disepakati kedua negara di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.

Dalam konferensi pers bersama Presiden RI Prabowo Subianto, Lukashenko mengatakan Belarus berkomitmen menjalankan seluruh target yang telah dituangkan dalam peta jalan kerja sama bilateral. 


Menurutnya, ketahanan pangan menjadi isu strategis di tengah tantangan global yang dihadapi Indonesia. Belarus disebut memiliki pengalaman yang luas dalam pengembangan sektor pertanian dan industri pendukungnya. 

Karena itu, negaranya siap berkontribusi melalui transfer teknologi, mekanisasi pertanian, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar Indonesia mampu meningkatkan produktivitas pangan secara berkelanjutan. 

"Kami tidak hanya siap memasok teknologi, tetapi juga berbagi pengetahuan, melatih tenaga kerja Indonesia, dan membantu pengembangan industri di Indonesia sehingga masyarakat Indonesia memperoleh manfaat langsung," ujar Lukashenko. 

Selain itu, Belarus juga menyatakan kesiapannya memenuhi kebutuhan Indonesia atas berbagai komoditas pangan, seperti produk susu dan daging. 

Lukashenko menegaskan negaranya lebih mengutamakan pembangunan kerja sama industri jangka panjang melalui proyek bersama dan perusahaan patungan dengan kandungan lokal di Indonesia.

"Belarus juga siap membantu menyiapkan tenaga profesional dan tenaga ahli guna mendukung modernisasi ekonomi Indonesia," tambahnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya