Berita

Mendiang dr Icha. (Foto: Istimewa)

Politik

PKB Investigasi Dugaan Keterlibatan Kader di Kasus Kematian dr. Icha

KAMIS, 02 JULI 2026 | 14:57 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

PKB memastikan akan mengusut dugaan keterlibatan salah satu kadernya yang menjabat anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU), Robertus, dalam kasus kematian dr. Icha di Nusa Tenggara Timur. 

PKB menegaskan tidak akan memberi toleransi apabila hasil investigasi menemukan adanya pelanggaran hukum maupun kode etik.

"Siapa pun, bukan hanya di TTU, kalau berbuat melanggar hukum, apalagi terkait dia tidak bisa menjaga kode etiknya sebagai anggota DPRD, ya kita akan berikan sanksi tegas. Tidak ada toleransi," kata Ketua DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 7 Juli 2026. 


Menurut Cucun, sejauh ini DPP PKB baru mengetahui perkembangan kasus tersebut dari pemberitaan media. Karena itu, partai akan lebih dulu melakukan penelusuran sebelum menentukan langkah selanjutnya.

"Kita belum melakukan investigasi apa pun. Kita akan segera bahas juga di DPP. Kemarin terima di media, baca di media, dan segera kita akan lakukan rapat untuk melakukan investigasi," ujarnya.

Ia menambahkan, proses klarifikasi juga akan dilakukan melalui struktur partai di daerah, mulai dari DPW hingga DPC PKB, untuk memperoleh informasi yang utuh mengenai kasus tersebut.

"Nanti kita lihat dulu. Kita akan tanya, struktur kita kan ada di sana, ada DPW, ada DPC," katanya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya