Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Indonesia-Belarus Sepakati Peta Jalan Kemitraan Lima Tahun ke Depan

KAMIS, 02 JULI 2026 | 14:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia dan Belarusia resmi menyepakati Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia-Belarus 2026-2030 sebagai fondasi baru dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara selama lima tahun ke depan. 

Kesepakatan tersebut diumumkan Presiden RI Prabowo Subianto dalam konferensi pers bersama Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.

Presiden menegaskan, peluncuran peta jalan tersebut menjadi tonggak penting dalam mengarahkan kerja sama bilateral agar lebih terstruktur, terukur, dan berorientasi pada hasil yang nyata. 


Dokumen itu juga menjadi pedoman bagi kedua negara dalam memperluas kolaborasi di berbagai sektor hingga 2030.

"Hari ini kedua negara telah meluncurkan peta Jalan Penguatan Kerjasama Indonesia-Belarus 2026-2030 yang akan menjadi kerangka bagi pengembangan hubungan bilateral selama lima tahun ke depan. Peta jalan ini mencerminkan komitmen bersama untuk kerjasama yang lebih terarah dan konkrit," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan kenegaraan Presiden Lukashenko ke Indonesia. 

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan persahabatan sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Jakarta dan Minsk.

"Saya juga yakin momentum ini akan semakin memperkuat kemitraan Indonesia-Belarus dan membuka peluang kerjasama yang lebih luas dengan hasil nyata yang bermanfaat bagi kesejahteraan dan kemakmuran kedua rakyat kita," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya