Berita

Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Puan Tak Ambil Pusing PDIP Dinilai Abu-Abu

KAMIS, 02 JULI 2026 | 12:35 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Polemik mengenai posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) yang belakangan dinilai berada di posisi abu-abu ditanggapi singkat oleh Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP, Puan Maharani. Ia menegaskan sikap politik partainya tetap jelas.

Saat ditemui usai Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026, Puan hanya memberikan jawaban singkat terkait hal tersebut.

"Posisi kita jelas," kata Puan.


Sebelumnya, sejumlah partai politik menyoroti sikap PDIP yang menyebut diri sebagai partai penyeimbang di luar pemerintahan. Posisi tersebut bahkan dinilai sebagian pihak masih menimbulkan multitafsir.

Meski demikian, PDIP menegaskan sikap tersebut bukan berarti berada di posisi abu-abu. Ketua DPP PDIP Said Abdullah menyatakan partainya tetap berada di luar pemerintahan, namun akan mendukung kebijakan yang berpihak kepada rakyat dan mengkritisi kebijakan yang dinilai tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat.

"Ditegaskan sendiri oleh Ibu Mega, Ketua Umum, bahwa sebagai penyeimbang itu bersikap objektif dan proporsional. Artinya, kalau kinerja dan kebijakan pemerintah bagus untuk rakyat, sudah seharusnya PDI Perjuangan memberikan dukungan hingga 2029, meskipun PDI Perjuangan tidak mendapatkan manfaat elektoral dari kinerja bagus tersebut," jelasnya.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya