Berita

Ilustrasi Link Pengumuman SNBP (Sumber: Gemini Generated Image)

Politik

PTN Harus Evaluasi Penyebab Mahasiswa Batal Daftar Ulang

KAMIS, 02 JULI 2026 | 10:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Besarnya angka calon mahasiswa yang tidak melakukan daftar ulang usai dinyatakan lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) disorot Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu mengegaskan, fenomena ini dinilai membutuhkan solusi dan evaluasi dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) agar tidak memunculkan spekulasi negatif di masyarakat.

“Seleksi yang lewat tes (SNBT) sekitar 10 persen tidak daftar ulang, SNBP yang prestasi juga sekitar 10 persen tidak daftar ulang. Ini harus dicari solusinya, kenapa mereka tidak daftar ulang. Sayang kalau kemudian muncul anggapan bahwa mereka tidak mampu secara ekonomi,” ujar Fikri lewat keterangan resminya, Kamis, 2 Juli 2026.


Fikri lantas membeberkan tiga dugaan utama yang menjadi penyebab tingginya angka mahasiswa urung mendaftar ulang.
Pertama, banyak peserta yang dinilai lebih memilih Perguruan Tinggi Kementerian dan Lembaga (PTKL) atau sekolah kedinasan yang dianggap memiliki daya tarik lebih besar.

Kedua, program studi atau PTN yang dipilih peserta dalam Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) kerap bukan menjadi prioritas utama. Ketika dinyatakan lolos, calon mahasiswa tersebut justru memilih beralih ke perguruan tinggi swasta, memutuskan langsung bekerja, atau menunda pendidikan.

Ketiga, Fikri menyoroti fenomena semakin banyaknya calon mahasiswa yang diterima di perguruan tinggi luar negeri. Meski hak masyarakat untuk memilih kampus tidak boleh dibatasi, ia menekankan perlunya evaluasi dan kebijakan strategis agar daya saing kampus dalam negeri tidak tertinggal.

“Negeri ini harus mendorong supaya daya saing pendidikan nasional kita juga terus tumbuh,” pungkas legislator dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes) ini.




Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya