Berita

Wamenlu Arrmanatha Nasir dan Menlu Gambia Sering Modou Njie (Foto: Kemlu RI)

Dunia

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

KAMIS, 02 JULI 2026 | 10:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia dan Gambia meresmikan kembali Agricultural Rural Farmers Training Center (ARFTC) di Jenoi sebagai pusat pelatihan pertanian dan penggerak ketahanan pangan di Afrika Barat. 

Mengutip laporan Kementerian Luar Negeri RI, Kamis, 2 Juli 2026, peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, bersama Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Internasional, dan Warga Negara Gambia di Luar Negeri, Sering Modou Njie, di sela rangkaian Sidang Komisi Bersama ke-2 RI-Gambia yang berlangsung di Banjul pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Wamenlu Arrmanatha menegaskan bahwa pengoperasian kembali ARFTC bukan hanya sekadar pembenahan fasilitas fisik, melainkan juga bentuk nyata keberlanjutan komitmen Indonesia dalam mendukung pembangunan sektor pertanian Gambia dan kawasan Afrika Barat secara luas.


"Peresmian kembali ARFTC bukan sekadar menandai peremajaan infrastruktur. Ini adalah pembaruan komitmen Indonesia untuk terus berjalan bersama Gambia dalam memperkuat ketahanan pangan, membangun kapasitas, dan berbagi pengetahuan yang bermanfaat bagi generasi mendatang," ujarnya.

Didirikan pada 1996 melalui kolaborasi Pemerintah Indonesia, Yayasan Amal Masyarakat Pertanian Indonesia (YAMPI), dan Food and Agriculture Organization (FAO), ARFTC telah menjadi pusat pelatihan penting bagi lebih dari 6.000 petani dan penyuluh pertanian. 

Peserta pelatihan tidak hanya berasal dari Gambia, tetapi juga dari sejumlah negara Afrika Barat seperti Guinea, Liberia, Mali, dan Senegal.

Ke depan, Indonesia juga membuka peluang perluasan kerja sama melalui skema Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular guna menjadikan ARFTC sebagai pusat peningkatan kapasitas pertanian bagi negara-negara Afrika. 

"Indonesia tengah menjajaki potensi kolaborasi dengan negara mitra pembangunan lainnya melalui skema Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular untuk menyelenggarakan berbagai pelatihan di bidang pertanian di ARFTC Jenoi bagi negara-negara Afrika,” tambah Wamenlu Tata.

Menutup pernyataannya, Wamenlu Tata menegaskan pentingnya keberlanjutan kerja sama kedua negara.

“Karena persahabatan yang sejati, sebagaimana hasil panen terbaik, lahir dari komitmen dan aksi nyata yang terus kita pupuk dan pelihara bersama,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya