Berita

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Fox News)

Dunia

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

KAMIS, 02 JULI 2026 | 10:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent mendesak agar para pengecer segera menurunkan harga bensin menjelang perayaan 250 tahun kemerdekaan negara itu pada 4 Juli. 

Dalam wawancara dengan Fox News, Bessent meminta seluruh pengecer bensin, baik yang dimiliki perusahaan minyak besar, pengusaha independen, maupun jaringan toko serba ada, untuk ikut menurunkan harga demi meringankan beban masyarakat.

"Saya mendorong semua pengecer bensin untuk menjadi pelaku usaha yang baik, terutama dalam peringatan 250 tahun Amerika Serikat, karena kami sedang mengawasi," kata Bessent, dikutip Kamis, 1 Juli 2026.


Pernyataan tersebut merupakan tindak lanjut dari seruan Presiden AS Donald Trump sehari sebelumnya. Melalui media sosialnya, ia mendesak SPBU segera memangkas harga bensin dan menargetkan harga sekitar 2,50 Dolar AS per galon.

"Jika para pengecer tidak melakukan ini, masalah besar akan muncul! Mulailah menargetkan harga sekitar 2,50 Dolar AS per galon," tulis Trump.

Pemerintahan Trump menilai penurunan harga bensin seharusnya sudah mulai terjadi karena harga minyak mentah global telah melemah dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, harga minyak sempat melonjak akibat meningkatnya ketegangan militer antara AS, Israel, dan Iran yang memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi dunia.

Namun, setelah situasi geopolitik mereda dan pembicaraan antara AS dan Iran kembali menunjukkan perkembangan positif, harga minyak kembali turun. Pemerintah AS berharap penurunan tersebut segera diteruskan ke tingkat konsumen melalui harga bensin yang lebih murah.

Bessent menegaskan pemerintah tidak akan tinggal diam apabila penurunan harga minyak dunia tidak diikuti oleh penyesuaian harga di SPBU.

"Kami akan meminta pertanggungjawaban mereka di pihak lain," tegasnya.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya