Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Minyak Turun, Optimisme Pembicaraan AS-Iran Redakan Kekhawatiran Pasokan

KAMIS, 02 JULI 2026 | 08:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia kembali turun menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, bahwa pembicaraan antara AS dan Iran di Qatar berlangsung dengan baik. 

Pernyataan tersebut meningkatkan harapan pasar bahwa ketegangan di Timur Tengah dapat mereda sehingga risiko gangguan pasokan minyak global ikut berkurang.

Pada penutupan perdagangan Rabu, 1 Juli 2026, waktu AS, harga minyak mentah Brent, yang menjadi acuan harga minyak dunia, turun 1,9 persen menjadi 71,57 Dolar AS per barel. Sepanjang Juni, Brent telah merosot sekitar 21 persen, menjadi penurunan bulanan terbesar sejak Maret 2020.


Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) asal AS turun 1,3 persen ke 68,58 Dolar AS per barel. Selama Juni, harga WTI juga anjlok lebih dari 20 persen, mencatat kinerja bulanan terburuk sejak akhir 2021.

Trump mengatakan perkembangan pembicaraan dengan Iran menunjukkan sinyal positif.

"Sejauh ini, denuklirisasi Iran berjalan dengan baik. Mereka telah mengadakan pertemuan yang sangat baik dan kita akan lihat hasilnya," ujar Trump kepada wartawan.

Pembicaraan tersebut berlangsung di Doha, Qatar, melalui jalur tidak langsung. Utusan khusus AS, Steve Witkoff, bersama Jared Kushner, bertemu dengan para mediator Qatar, sementara delegasi Iran tidak bertatap muka langsung dengan pihak AS.

Fokus utama pasar tetap tertuju pada Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab. Sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia melewati selat ini, sehingga setiap peningkatan konflik di kawasan berpotensi mengganggu pasokan energi global.

Sebelumnya, pada 17 Juni, AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman berisi 14 poin untuk menghentikan pertempuran yang sempat mengganggu arus pengiriman minyak melalui Selat Hormuz.

Meski demikian, media pemerintah Iran melaporkan sebuah kapal kontainer asing sempat kandas di Selat Hormuz setelah menggunakan jalur yang tidak disetujui otoritas Iran. Insiden tersebut belum dilaporkan mengganggu lalu lintas pelayaran secara signifikan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika, Martin Kembali ke Puncak Klasemen

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:27

Prabowo dan El-Sisi Kecam Keras Pembangunan Permukiman Ilegal Israel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:20

Gus Lilur Minta KPK Usut Dugaan Aliran Dolar di Muktamar NU

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:06

Quiles Juara Moto3 Mandalika, Veda Ega Finis Keenam

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:52

Koperasi Didorong Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:44

Mesir Tambah Beasiswa untuk Mahasiswa Kedokteran, Teknik, dan Sains Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:42

20 Kapolres dan Kapolresta Pulau Jawa Dirombak Jenderal Suyudi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:33

Prabowo Bidik Penguatan Ekonomi RI-Mesir Lewat Perjanjian Dagang dan Dana Investasi Bersama

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:14

Krisman Harefa Gugat MSIG Life Insurance Indonesia Rp1 Miliar ke PN Jaksel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:11

Muzakarah Tauhid Sufi Jadi Momentum Perkuat Persatuan Umat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:01

Selengkapnya