Berita

Bupati Kuansing, Suhardiman Amby. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

Bupati Kuansing Suhardiman Resmi Pakai Rompi Oranye: Makasih, Mohon Dukungan Doa ya

RABU, 01 JULI 2026 | 16:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Resmi pakai rompi oranye tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby memohon dan meminta agar publik tetap mengutamakan asas praduga tak bersalah.

Hal itu disampaikan langsung Suhardiman saat digiring ke mobil tahanan yang akan membawanya ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK, Rabu, 1 Juli 2026.

"Makasih, mohon dukungannya doa ya, kita asas praduga tak bersalah ya, sama-sama kita berdoa ya," singkat Suhardiman.


Selain Suhardiman, sebanyak dua orang lainnya juga resmi menggunakan rompi oranye tahanan KPK dan tangan diborgol besi. Keduanya yakni, Zulkarnaen selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing, dan Ardiles selaku Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant (MIC).

Sebelumnya pada Selasa malam, 30 Juni 2026, Suhardiman dan Zulkarnaen telah menyerahkan diri ke KPK. Keduanya dijemput petugas KPK ketika tiba di Bandara Soekarno-Hatta.

KPK sebelumnya sempat mengultimatum kepada bupati dan sekda Kuansing agar kooperatif menyerahkan diri setelah kabur saat hendak dilakukan tangkap tangan yang telah berlangsung sejak Senin pagi, 30 Juni 2026.

Dalam OTT terkait dugaan suap jabatan Sekda Pemkab Kuansing, KPK mengamankan 10 orang di wilayah Kabupaten Kuansing dan Jakarta. Lima orang di antaranya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, terdiri dari tiga orang dari pihak swasta, satu orang merupakan PNS di Kabupaten Kuansing, dan satu orang lainnya adalah pihak keluarga dari penyelenggara negara atau PN di Kabupaten Kuansing.

Dari kegiatan OTT ini, KPK juga mengamankan barang bukti berupa transaksi keuangan, dan satu unit mobil Pajero Sport.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya