Berita

Tulus rilis lagu berjudul Teh Hijau/Net

Hiburan

Tulus Kembali dengan 'Teh Hijau', Refleksi Mendalam di Tengah Kehampaan

RABU, 01 JULI 2026 | 15:44 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Setelah penantian panjang selama empat tahun sejak perilisan album Manusia, penyanyi Tulus akhirnya kembali menyapa para penggemarnya melalui karya terbaru berjudul "Teh Hijau" yang resmi dirilis pada 30 Juni 2026.

Tak butuh waktu lama bagi lagu ini untuk mencuri perhatian; karya tersebut langsung mendapat sambutan hangat hingga menempati peringkat ke-3 Music Trending di YouTube dengan raihan lebih dari 582 ribu penayangan.

Di balik aransemen musiknya yang hangat dan menenangkan, "Teh Hijau" menyimpan pesan yang sangat personal dan relevan.


Tulus mengangkat tema tentang rasa hampa, kehilangan arah, hingga pergulatan batin saat sulit menemukan kebahagiaan.

Liriknya dengan jujur menggambarkan proses seseorang yang sedang mencari "pencetus" kesenangannya, namun di saat yang sama, belajar untuk berdamai dengan kehampaan tersebut.

Judul "Teh Hijau" sendiri dipilih sebagai simbol ketenangan dan harapan. Melalui liriknya, lagu ini mengajak pendengar untuk melepas kemurungan dan tidak selalu melawan emosi negatif, melainkan menerimanya sebagai bagian alami dari perjalanan hidup.

Tulus seolah ingin menyampaikan bahwa di tengah badai kesedihan yang menghantam, terkadang kita hanya perlu jeda dan membiarkan diri pulih secara perlahan.

"Teh Hijau" bukan sekadar musik; ia hadir sebagai teman refleksi bagi siapa saja yang sedang melewati masa-masa sulit.

Dengan kesederhanaan liriknya, Tulus berhasil menjadi pengingat bahwa siklus kehidupan akan terus berputar, dan esok hari selalu menyimpan potensi untuk menjadi lebih elok.

Lagu ini menjadi bukti bahwa kualitas karya Tulus tetap tajam dalam menyentuh sisi kemanusiaan pendengarnya, menjadikannya salah satu rilisan yang paling berkesan tahun ini.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya