Berita

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menghadiri acara Open House Sekolah Rakyat untuk Orang Tua dan Calon Siswa di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 21 Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 26 Juni 2026. (Foto: Kemensos)

Nusantara

Gus Ipul Apresiasi Jatim Punya Sekolah Rakyat Terbanyak

SELASA, 30 JUNI 2026 | 18:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Provinsi Jawa Timur yang berhasil merealisasikan program Sekolah Rakyat terbanyak diapresiasi Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau kerap disapa Gus Ipul.

Menurutnya, Gubernur Jawa Timur hingga bupati-bupati dan walikota-walikota di dalamnya, telah berkomitmen mendukung program Sekolah Rakyat.

"Kami berterima kasih kepada seluruh Bupati Wali Kota khususnya kepada Gubernur Jawa Timur yang sejak awal memberikan dukungan luar biasa bagi penyelenggaraan Sekolah Rakyat rintisan. Jawa Timur menjadi provinsi dengan titik terbanyak untuk penyelenggaraan sekolah rakyat ini," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis Kemensos yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026.


Lebih lanjut, ia menjelaskan di Provinsi Jawa Timur telah beroperasi 26 Sekolah Rakyat rintisan yang tersebar di berbagai Kabupaten/Kota.

Di saat bersamaan, tengah dibangun 16 Sekolah Rakyat permanen yang diharapkan bisa rampung bulan Juli ini dan digunakan untuk tahun ajaran baru 2026/2027. Targetnya masing-masing gedung permanen dapat menampung kurang lebih seribu siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA.

"Seluruh Indonesia sekarang akan dibangun (gedung permanen) di 104 titik, dan 16 di antaranya berada di Jawa Timur," ujarnya.

Senada dengan Gus Ipul, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menyampaikan bahwa Provinsi Jawa Timur sangat mendukung penyelenggaraan program Sekolah Rakyat.

"Jawa Timur itu sangat mendukung, dimana sekarang SR yang terbanyak ada di Jawa Timur, jumlahnya 26 (titik), yang lain masih di bawah. Kemudian sedang dibangun dengan standar modern ada 16 kampus SR (permanen)," kata Adhy menambahkan.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya