Berita

Pimpinan DPR RI. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

DPR: Pelatihan Pengelola Kopdes Sebaiknya Fokus Manajerial Saja

SELASA, 30 JUNI 2026 | 13:16 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Evaluasi menyeluruh terhadap program pelatihan pengelola Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dinilai perlu dilakukan menyusul meninggalnya lima peserta saat mengikuti latihan dasar bela negara. Ke depan, materi pelatihan juga dinilai sebaiknya lebih difokuskan pada aspek manajerial.

Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan duka cita atas meninggalnya para peserta. Menurutnya, pemerintah harus memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Pertama-tama kami di DPR menyampaikan rasa belasungkawa sedalam-dalamnya terkait adanya korban dalam rangka pelaksanaan hal tersebut. Dan jangan sampai hal tersebut kemudian terulang kembali," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026. 


Puan mengatakan evaluasi yang dilakukan pemerintah harus menyentuh seluruh aspek pelaksanaan program, bukan sekadar perubahan istilah dari latihan dasar militer menjadi bela negara.

"Bahwa sudah dilakukan evaluasi, ya kami berharap bahwa itu evaluasi yang bisa dilaksanakan secara menyeluruh," ujarnya.

Ia juga menilai rangkaian pelatihan sebaiknya lebih diarahkan pada penguatan kemampuan manajerial calon pengelola koperasi agar sesuai dengan tujuan program.

"Dan memang rangkaian hal yang dilakukan itu sebaiknya memang lebih fokus pada manajerial saja untuk bisa nanti melakukan pelaksanaan yang sesuai diharapkan," ucapnya.

Puan menambahkan DPR akan mencermati hasil evaluasi yang dilakukan pemerintah sebelum menentukan langkah lanjutan.

"Jadi evaluasinya menyeluruh dan kita lihat evaluasi-evaluasi apa saja yang sudah akan dilakukan. Nanti akan kami tindaklanjuti. Kita lihat dulu," pungkasnya.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan memastikan program pelatihan tetap berlanjut dengan sejumlah perbaikan, termasuk pemeriksaan kesehatan ulang dan pengelompokan peserta berdasarkan kondisi fisik, setelah lima peserta meninggal dunia akibat kondisi medis yang berbeda-beda.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya