Berita

Importa meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). (Foto: Istimewa)

Nusantara

Importa Cetak Rekor MURI Usai Jual Satu Juta Lemari Besi

SELASA, 30 JUNI 2026 | 00:08 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Importa Jaya Abadi (Importa) meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian penjualan 1 juta lemari pakaian besi di Indonesia dalam kurun waktu lima tahun.

CEO Importa Nizar Bawazier mengatakan, pencapaian penjualan tersebut bukan sekadar angka, tetapi cerminan kepercayaan pelanggan terhadap produk perusahaan.

"Ini cerminan dari kepercayaan pelanggan dan kerja keras seluruh ekosistem Importa," kata Nizar dalam keterangannya di Jakarta, Senin 29 Juni 2026.


Nizar melanjutkan, penjualan eksponensial tersebut menjadi bukti bahwa produk lemari pakaian besi yang ditawarkan memiliki banyak keunggulan yang dipercaya masyarakat. Seperti lebih awet, antijamur, antirayap, dan tentunya harga yang lebih terjangkau.

"Kami ingin menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia, terutama karena Indonesia memiliki iklim tropis," kata Nizar.

Nizar menambahkan, furniture besi yang selama ini dikembangkan dan didistribusikan Importa tidak hanya untuk kategori lemari saja. Namun juga meliputi meja makan, meja hias, dining, sampai lemari hias. 

"Semua jenis kategori furniture kami shifting menjadi furniture berbahan besi, pemilihan bahan ini juga untuk mencegah deforestasi, karena kita bisa menjaga kelestarian kayu," pungkas Nizar.

?Secara bahan material, bahan besi ini dinilai jauh lebih tahan lama dan jauh lebih awet dari pada material kayu ataupun yang lain. Perusahaan juga mengantisipasi tantangan bahan besi agar tak mudah berkarat dengan
metode khusus powder coating.

"Jadi bahan besi kami anti karat," pungkas Nizar.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya