Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Dipicu Memanasnya Kembali Konflik AS-Iran

SENIN, 29 JUNI 2026 | 09:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia kembali menguat pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026, setelah ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran meningkat lagi.

Pada pembukaan perdagangan terpantau harga ninyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik sekitar 0,71 persen menjadi 69,72 Dolar AS per barel, sedangkan Brent menguat 0,36 persen ke 72,25 Dolar AS per barel. 

Meski naik, harga WTI masih berada di bawah level 70 Dolar AS per barel, yang sempat ditembus turun pada Jumat lalu untuk pertama kalinya sejak perang Iran pecah pada akhir Februari.


Kenaikan harga terjadi setelah AS melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas militer Iran sebagai balasan atas serangan terhadap kapal-kapal dagang yang melintas di Selat Hormuz. Kondisi ini kembali memicu kekhawatiran bahwa pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah dapat terganggu.

Di saat yang sama, muncul laporan bahwa pembicaraan untuk mengakhiri konflik AS-Iran di Swiss sempat ditangguhkan. Namun, pemerintah AS membantah negosiasi dihentikan.

Seorang pejabat senior pemerintahan AS menegaskan, "Tidak ada yang dibatalkan. Pembicaraan teknis mengenai implementasi nota kesepahaman tetap berjalan sesuai rencana."

Pejabat AS lainnya juga mengatakan pembahasan teknis akan terus berlanjut, seraya menegaskan bahwa kedua pihak berupaya menjaga agar kapal-kapal tetap dapat melintas dengan aman.

Sementara itu, Presiden Donald Trump menyatakan militer AS menyerang lokasi penyimpanan rudal, drone, dan radar pantai Iran sebagai respons atas pelanggaran gencatan senjata.

Ketegangan juga meluas ke kawasan Teluk. Kuwait dan Bahrain melaporkan adanya serangan rudal dan pesawat nirawak dalam semalam.

Bagi pasar energi, situasi ini meningkatkan ketidakpastian karena setiap gangguan di Selat Hormuz berpotensi menghambat distribusi minyak dunia dan mendorong harga minyak terus bergerak naik.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya