Berita

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag Abu Rokhmad di acara Nikah Fest 2026, Minggu 28 Juni 2026 (Foto: RMOL/Reni Erina)

Nusantara

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

MINGGU, 28 JUNI 2026 | 15:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah tren penurunan angka pernikahan di Indonesia, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar program Golek Garwo pada hari kedua Nikah Fest 2026, Minggu 28 Juni 2026. 

Kegiatan yang diikuti sekitar 400 peserta ini menjadi bagian dari upaya Kemenag mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mempersiapkan pernikahan dan membangun keluarga sakinah.

Program yang digagas Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam tersebut dikemas dalam bentuk forum taaruf yang mempertemukan para lajang dengan pendekatan edukatif dan bernuansa Islami.


Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, melainkan juga mengandung tanggung jawab besar dalam membangun rumah tangga yang penuh kasih sayang.

"Ini edukasi bagi masyarakat. Ada pesan Islami yang melahirkan keluarga sakinah. Ikhtiar ini menjadi momen untuk menyiapkan pernikahan yang elegan dan berkah," ujar Nasaruddin.

Ia menambahkan, Kemenag akan terus mendampingi masyarakat melalui layanan bimbingan pranikah agar setiap pasangan memiliki bekal yang cukup dalam membangun keluarga.

"Bagi saudara-saudara yang sedang menatap hari bahagia atau bahkan sedang ikhtiar, ini merupakan momen yang amat tepat untuk mempersiapkan pernikahan secara konsep maupun praktik, melalui konsultasi dan bimbingan," lanjutnya.

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag Abu Rokhmad mengatakan Golek Garwo akan diproyeksikan menjadi agenda tahunan sebagai respons atas menurunnya angka pernikahan dan meningkatnya angka perceraian.

"Kegiatan ini kami harapkan bermanfaat bagi yang belum punya jodoh. Golek Garwo akan dijadikan agenda tahunan mengingat tren pernikahan yang terus menurun, sementara angka perceraian justru meningkat," kata Abu.

Ia mengungkapkan, sebanyak 400 peserta telah terkonfirmasi mengikuti kegiatan tersebut. Komposisi peserta didominasi perempuan.

"Memang lebih banyak perempuan daripada laki-laki, yang laki-laki tadi sekitar 30 persen, sisanya perempuan," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ahmad Zayadi menegaskan bahwa Golek Garwo bukan sekadar ajang perkenalan, tetapi juga mendorong peserta membangun komitmen hingga ke jenjang pernikahan.

"Pernikahan itu ibadah, bukan sekadar seremoni. Ekosistem pesta pernikahan harus paham kaidahnya karena otoritas tertinggi ada pada penghulu. Kami ingin layanan pernikahan memberikan pengalaman terbaik yang berkesan tanpa mengabaikan ketentuan agama," tegas Zayadi.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya