Berita

Kegiatan transplantasi terumbu karang di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta. (Foto: Humas Telkom)

Nusantara

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

MINGGU, 28 JUNI 2026 | 04:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) menggelar aksi pelestarian lingkungan melalui kegiatan transplantasi terumbu karang di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta, beberapa waktu lalu. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan TelkomGroup dalam mendukung pemulihan ekosistem laut serta menjaga kelestarian sumber daya pesisir Indonesia.

Sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan, TelkomGroup dan Mitratel melakukan penanaman sebanyak 2.000 fragmen karang serta pemasangan 100 media restorasi karang di perairan Pulau Pramuka. 


Kegiatan yang melibatkan lebih dari 30 peserta ini diikuti oleh perwakilan TelkomGroup, Mitratel, komunitas lingkungan, pemerintah setempat, dan masyarakat lokal.

Selain melakukan transplantasi karang, para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai kondisi ekosistem laut, manfaat terumbu karang bagi kehidupan masyarakat pesisir, serta tantangan yang dihadapi kawasan laut Indonesia akibat perubahan iklim dan degradasi lingkungan. 

Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan.

Kegiatan restorasi terumbu karang ini merupakan bagian dari program BISA Biru, inisiatif keberlanjutan TelkomGroup yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan penguatan ketahanan ekosistem. Melalui berbagai program yang dijalankan, TelkomGroup terus berupaya menciptakan dampak positif bagi lingkungan sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Indonesia, Hery Susanto, mengatakan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan memperkuat ketahanan ekosistem laut Indonesia.

"Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kami ingin menegaskan bahwa menjaga kelestarian laut merupakan tanggung jawab bersama. Terumbu karang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta mendukung kehidupan masyarakat pesisir,” ucap Hery dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 27 Juni 2026. 

“Karena itu, melalui kolaborasi bersama Mitratel dan masyarakat, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekaligus mendorong semakin banyak pihak untuk turut berkontribusi dalam menjaga ekosistem laut Indonesia," tambahnya.

Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem penting yang berfungsi sebagai habitat berbagai biota laut, pelindung alami garis pantai dari abrasi, serta penopang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir melalui sektor perikanan dan pariwisata. 

Namun demikian, perubahan iklim, pencemaran, serta aktivitas manusia yang tidak berkelanjutan masih menjadi tantangan yang mengancam keberlangsungan ekosistem tersebut.

Bagi masyarakat pesisir, terumbu karang tidak hanya menjadi rumah bagi beragam spesies laut, tetapi juga berperan penting dalam menjaga ketahanan ekonomi dan lingkungan. 

Oleh karena itu, upaya restorasi yang dilakukan diharapkan dapat mendukung pemulihan habitat laut, menjaga keanekaragaman hayati, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupannya pada sumber daya laut.

Sejalan dengan semangat “Bersama Jadi Bisa”, TelkomGroup meyakini bahwa upaya pelestarian lingkungan memerlukan kolaborasi yang kuat antara dunia usaha, pemerintah, komunitas, dan masyarakat. 

Melalui sinergi yang berkelanjutan, TelkomGroup akan terus menghadirkan berbagai inisiatif yang memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya masa depan Indonesia yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya