Berita

Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Bahtra Banong (tengah). (RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Legislator Gerindra: MBG Ciptakan 1,3 Juta Lapangan Kerja

SABTU, 27 JUNI 2026 | 13:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memiliki dampak besar terhadap penciptaan lapangan kerja.

Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Bahtra Banong, mengatakan dari target pembentukan 27 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG berpotensi menyerap sekitar 1,3 juta tenaga kerja.

"Di SPPG 1 ya, kalau kurang lebih 50 orang dikali 27 ribu, artinya kan ada hampir 1,3 juta orang yang diciptakan lapangan pekerjaan, itu berasal dari satu sektor saja. Terkait soal MBG ini,” kata Bahtra dalam acara rilis survei Puspoll bertajuk “Menuju Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran” di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 27 Juni 2026.


Menurutnya, manfaat ekonomi dari program MBG selama ini luput dari perhatian publik. Sorotan masyarakat lebih banyak tertuju pada berbagai persoalan teknis dalam pelaksanaannya.

"Yang kita lihat selama ini kan bagaimana pengelolaan MBG yang dianggap carut marut. Bagaimana pengelolaan MBG yang dianggap kurang tepat sasaran. Padahal di sana banyak sekali kemanfaatannya yang perlu dicermati,”!ujarnya.

Bahtra menilai, di tengah tekanan ekonomi global dan ancaman relokasi sejumlah industri ke luar negeri, program MBG dapat menjadi salah satu solusi dalam membuka lapangan kerja secara masif.

Legislator Gerindra ini pun membandingkan daya serap tenaga kerja dari program MBG dengan pabrik-pabrik besar yang selama ini menjadi perhatian publik ketika terjadi pemutusan hubungan kerja atau relokasi usaha.

"Tetapi kalau kita lihat MBG ini, tidak sebanding penerimaan tenaga kerja dengan jumlah pabrik-pabrik yang selama ini akan menjadi pantauan utama kita. Nah ini yang patut kita syukurin,” pungkasnya.

Turut hadir narasumber lain dalam rilis survei Puspoll ini antara lain Direktur Eksekutif Pusat Polling Indonesia (Puspoll) Chamad Hojin, Direktur Eksekutif Majapahit Institute Ahsan Ridhoi, Kepala Departemen Politik dan Sosial CSIS Arya Fernandes, Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Hariqo Wibawa Satria.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya