Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Volkswagen Rencanakan PHK Massal di Tengah Gempuran Mobil China

SABTU, 27 JUNI 2026 | 12:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Raksasa otomotif Jerman, Volkswagen, dikabarkan tengah menyiapkan pengurangan sekitar 100.000 tenaga kerja, atau sekitar 15 persen dari total karyawannya, dalam beberapa tahun ke depan. Langkah ini disebut-sebut menjadi restrukturisasi terbesar dalam sejarah perusahaan yang telah berdiri selama 89 tahun.

Menurut laporan Manager Magazin, Volkswagen juga berencana menghentikan produksi di empat pabrik di Jerman, yaitu Hanover, Zwickau, Emden, serta pabrik Audi di Neckarsulm. Selain itu, perusahaan akan memangkas rencana investasinya sekitar 15 persen menjadi sedikit di atas 130 miliar Euro untuk lima tahun ke depan.

Langkah besar ini diambil di tengah meningkatnya persaingan dari produsen mobil asal China yang semakin agresif, sehingga Volkswagen berupaya meningkatkan efisiensi dan profitabilitas.


Sebelumnya, Volkswagen memang telah mengumumkan rencana efisiensi dan peluncuran berbagai produk baru. Namun, angka pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilaporkan kali ini jauh lebih besar dibandingkan rencana sebelumnya yang memperkirakan sekitar 50.000 pengurangan pekerjaan di Jerman hingga 2030.

Rencana tersebut juga bertolak belakang dengan kesepakatan antara Volkswagen dan serikat pekerja pada akhir 2024 yang bertujuan menghindari penutupan pabrik di Jerman serta mencegah PHK wajib hingga akhir 2030.

Menanggapi laporan tersebut, juru bicara Volkswagen tidak membenarkan maupun membantah isi dokumen yang disebut bersifat rahasia. Perusahaan hanya menyatakan bahwa seluruh grup Volkswagen, termasuk merek dan anak usahanya, memang harus menjalani perubahan besar, sementara keputusan akhir akan ditetapkan oleh dewan yang berwenang.

Di sisi lain, Dewan Pekerja Umum Volkswagen bersama serikat pekerja Jerman IG Metall menegaskan akan menolak rencana tersebut.

"Jika rencana seperti itu benar-benar dijalankan, kami akan mencegahnya dengan segala kemampuan yang kami miliki," kata mereka dalam pernyataan bersama, dikutip Sabtu, 27 Juni 2026.

Hingga akhir kuartal I 2026, Volkswagen tercatat memiliki sekitar 657.400 karyawan di seluruh dunia.

Kabar mengenai rencana restrukturisasi ini turut membebani pergerakan saham Volkswagen. Pada perdagangan Jumat, saham perusahaan ditutup melemah sekitar 0,2 persen. Sepanjang tahun 2026, harga saham Volkswagen telah turun lebih dari 25 persen, mencerminkan kekhawatiran investor terhadap tantangan bisnis yang dihadapi perusahaan meski tengah menjalankan langkah efisiensi besar-besaran.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Penempatan Manajer Kopdes Harus Dilakukan Agar Tidak Terjadi Pemborosan APBN

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:24

Industri Alas Kaki Serap 3,8 Juta Pekerja

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18

SHOW Token Siap Listing di Indodax, Bidik Perluasan Pasar Indonesia

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14

Indonesia Gandeng Panama Perluas Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:11

Nikita Bier Mundur dari Jabatan Kepala Produk X

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02

BNBR Jadi Sorotan, Ratusan Juta Saham Diperdagangkan Pagi Ini

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:49

Zulhas Bongkar Fenomena Kepala Daerah Disponsori "Toke"

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:28

Antusiasme Membludak, 128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:16

Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,29 Persen, DPR Soroti Ketergantungan pada Konsumsi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:13

Kemenag Rilis 40 Buku Digital PAI, Terintegrasi dengan Teknologi AI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:06

Selengkapnya