Berita

Telur ayam di pasar modern di Tangerang Selatan (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bapanas Usul Daging Ayam dan Telur Masuk Program Bantuan Pangan

SABTU, 27 JUNI 2026 | 11:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengusulkan agar komoditas bantuan pangan tidak lagi terbatas pada beras dan minyak goreng, melainkan diperluas dengan menyertakan telur dan daging ayam. 

Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga stabilitas harga di tingkat peternak unggas. dan dirancang demi menekan ketimpangan harga yang terlampau tinggi antara produsen dan konsumen. Pasalnya, masyarakat selama ini lebih mengenal bantuan pangan pemerintah hanya dalam wujud beras dan minyak goreng.

"Jadi yang harus kita selesaikan agar harga ayam di tingkat produsen, harganya tidak terlalu jauh dibandingkan dengan harga daging ayam di tingkat konsumen. (Namun) saat ini bedanya relatif jauh. Ada usulan bantuan daging ayam dan telur ayam. Ini sangat baik untuk stabilisasi pasokan dan harga daging ayam dan telur ayam," kata Sekretaris Utama (Sestama) Bapanas Sarwo Edhy di Jakarta, dikutio Sabtu 27 Juni 2026. 


Sarwo menjelaskan bahwa program perluasan ini sejatinya diproyeksikan untuk tahun depan. Kendati demikian, waktu eksekusinya bisa saja maju lebih cepat, tergantung pada kebijakan revisi anggaran dari pihak legislatif.

"Tahun 2027 (sudah) kita usulkan. Tahun ini mungkin kalau dari Komisi IV DPR RI menghendaki revisi anggaran, maka akan dilaksanakan dalam tahun ini," sambung Sarwo.

Skema bantuan serupa sebenarnya bukan hal baru. Pada tahun 2023 dan 2024, program seperti ini sempat digulirkan untuk menekan angka stunting. Kala itu, Bapanas menunjuk ID FOOD untuk mendistribusikan 1 kilogram daging ayam serta 10 butir telur ayam selama 3 bulan kepada 1,4 juta keluarga penerima manfaat.

Maino Dwi Hartono, Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, menegaskan bahwa program terdahulu terbukti manjur. Penyerapan pasar lewat bantuan tersebut memberikan sentimen positif yang dampaknya langsung dirasakan oleh peternak.

"Jadi memang pernah yang kita lakukan dulu dengan bantuan pangan stunting. Itu dulu dengan 1,4 juta keluarga penerima atau sekitar 14 ribu ton per bulan, itu sudah cukup bagus menahan harga dan itu diakui oleh para peternak," ungkap Maino.

Sebagai catatan, pada tahun 2024 program tersebut berhasil merangkul kemitraan dengan 8.778 peternak rakyat mandiri skala kecil, mikro, dan UMKM. Komposisinya mencakup 6.895 peternak ayam petelur serta 1.883 peternak ayam broiler.

Selain mengandalkan perluasan bantuan pangan, Bapanas juga berikhtiar menyerap produk perunggasan lewat jalur lain. Strategi ini diintegrasikan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) besutan Badan Gizi Nasional (BGN), serta lewat optimalisasi Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar berkala di berbagai wilayah.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya