Berita

Analis kebijakan publik dan sosial-politik Nasky Putra Tandjung. (Foto: Istimewa)

Politik

Polri Tak Boleh Terlena dengan Hasil Survei Litbang Kompas

SABTU, 27 JUNI 2026 | 05:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Analis kebijakan publik dan sosial-politik nasional, Nasky Putra Tandjun mengapresiasi hasil Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 yang dilakukan Litbang Kompas. 

Survei tersebut menunjukkan peningkatan penilaian masyarakat terhadap profesionalitas pelayanan Polri serta tingginya keyakinan publik terhadap kinerja Polri ke depan.

"Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja dan dedikasi tinggi kepada jajaran kepolisian," kata Nasky dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu 27 Juni 2026.


Nasky menilai, hasil ini merupakan buah kerja keras Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh jajaran Mabes Polri, Polda, Polres hingga Polsek di seluruh Indonesia tanpa kenal lelah bekerja siang malam dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah kerjanya masing-masing.

Meski begitu, Nasky berharap capaian ini tidak membuat jajaran kepolisian cepat berpuas diri dan terlena. 

"Kita ingin Polri menjadikan hasil survei ini sebagai vitamin dan motivasi untuk terus mempertahankan prestasi, konsisten meningkatkan kinerja, memperbaiki kekurangan yang masih ada," kata Nasky.

Hasil Survei Litbang Kompas menunjukkan rata-rata penilaian masyarakat terhadap profesionalitas pelayanan Polri meningkat dari 7,76 pada 2025 menjadi 8,37 pada 2026. Survei juga mencatat 82,4 persen responden meyakini kinerja Polri akan semakin baik di masa mendatang.

Sumber Data: Litbang Kompas, Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026. Survei dilaksanakan pada 9-18 April 2026 terhadap 1.200 responden di 38 provinsi, menggunakan metode wawancara tatap muka dengan margin of error ±2,83% pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil survei dipublikasikan melalui Harian Kompas pada 26 Juni 2026.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya