Berita

Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat 26 Juni 2026. (Foto: Istimewa)

Presisi

Ini Tiga Klaster Kejahatan Terbesar di Jakarta

SABTU, 27 JUNI 2026 | 02:31 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Metro Jaya membongkar tiga klaster kasus tindak pidana besar meliputi jaringan perjudian digital internasional yang berafiliasi dengan aplikasi HOT51, yakni praktik judi terselubung bermodus arena permainan, serta menyita 17,45 ton narkotika senilai Rp1,007 triliun selama periode Januari hingga Juni 2026.

?"Pemberantasan judi online turut menjadi bagian nyata dari komitmen kami untuk melindungi masyarakat dari dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkannya," kata Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat 26 Juni 2026.

Di klaster pertama, polisi membongkar kasus perjudian dan pornografi digital yang juga mengarah ke tindak pidana pencucian uang (TPPU) lewat aplikasi HOT51. 


"Petugas mengamankan delapan tersangka perorangan, menetapkan lima korporasi sebagai tersangka, serta memburu satu warga negara asing (WNA) asal Tiongkok yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO)," kata Kapolda.

Dalam menjalankan aksinya, jaringan ini mengoperasikan perusahaan cangkang. Untuk mengelabui petugas, mereka menyamarkan aliran dana dengan perputaran transaksi mencapai Rp559,8 miliar. 

"Omzet tersebut di antaranya bersumber dari bisnis judi di "Dissney Timezone" sebesar Rp900 juta per bulan periode Desember 2025-Juli 2026, dan "Sky Timezone" senilai Rp1,2 miliar per bulan periode Mei?"Juli 2026. 

"Untuk penyelamatan aset, polisi memblokir 118 rekening dan virtual account, serta menyita uang tunai Rp14,96 miliar beserta dokumen akta korporasi," kata Kapolda.

?Di klaster kedua, penyidik membongkar perjudian berkedok arena permainan ketangkasan anak di Penjaringan, Jakarta Utara dan Kalideres, Jakarta Barat. 

"Sebanyak 69 orang ditetapkan sebagai tersangka yang terdiri dari tiga pemilik tempat, 19 karyawan, dan 47 pemain," kata Kapolda. 

Dari lokasi tersebut, disita uang tunai Rp1,31 miliar, emas 21,9 gram, tiga brankas, voucher permainan, serta 139 unit mesin judi dengan estimasi omzet bulanan mencapai Rp2,1 miliar.

Untuk klaster ketiga, Polda Metro Jaya mencatat telah menerima 3.809 laporan kasus narkotika sepanjang Januari hingga Juni 2026. Dari jumlah tersebut, polisi menetapkan 5.196 tersangka yang terdiri atas 19 produsen, 1.914 pengedar, dan 3.263 pengguna.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya