Berita

Spektrum Literasi Demokrasi (SLD) menggelar sarasehan bertajuk 'Solidaritas Nasional Untuk Indonesia Tangguh' di Jakarta, Jumat 26 Juni 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

Ribuan Pekerja Terancam PHK Tak Sepenuhnya Salah Pemerintah

SABTU, 27 JUNI 2026 | 00:31 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Isu sejumlah perusahaan besar yang ingin keluar dari Indonesia serta ribuan pekerja yang terancam PHK bukan murni kesalahan pemerintah.

Demikian dikatakan Staf Khusus Wakil Menteri Tenaga Kerja (Stafsus Wamenaker) Wawan Sugiyanto dalam sarasehan bertajuk 'Solidaritas Nasional Untuk Indonesia Tangguh' yang digelar Spektrum Literasi Demokrasi (SLD) di Jakarta, Jumat 26 Juni 2026.

"Kita juga terus mendorong soal kesejahteraan kelompok buruh," kata Wawan.


Meski demikian, menurut Wawan, perlu dipahami 
bahwa permintaan dari buruh harus juga harus menyesuaikan dengan kapasitas perusahaan. 

"Saya rasa ini yang jadi triger bagi isu (peruhahaan keluar dari Indonesia) ini," kata Wawan.

Lebih lanjut, Wawan menegaskan bahwa penguatan sektor UMKM harus terus ditingkatan sebagai wujud ekonomi kerakyatan. 

Wawan mengingatkan soal lapangan kerja tidak melulu berbentuk perusahaan yang besar. 

"UMKM juga bagian dari lapangan kerja," kata Wawan.

Karena itu, kata Wawan, pemerintah akan lebih menguatkan sektor UMKM sebagai sel-sel ekonomi kerakyatan. 

"Karena lapangan kerja tidak spesifik harus perusahaan yang besar," kata Wawan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya