Berita

Massa demonstrasi dukung MBG di Tuban, Jawa Timur. (Foto: RMOL)

Politik

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

LAPORAN: ADIRIN*
JUMAT, 26 JUNI 2026 | 22:24 WIB

Ratusan masyarakat dari berbagai lintas profesi yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Tuban Bersatu menggelar aksi demonstrasi untuk mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), bertempat di depan Kantor DPRD Tuban, Jawa Timur, Jumat 26 Juni 2026.

Dalam aksi tersebut, pengerahan massa menjadi sorotan lantaran peserta diangkut menggunakan puluhan dump truk dan mobil pikap dari berbagai wilayah di Kabupaten Tuban.

Meski kendaraan angkutan barang itu digunakan untuk mengangkut orang, tidak terlihat adanya penindakan dari aparat kepolisian. Bahkan, rombongan massa mendapat pengawalan satu unit kendaraan Patroli dan Pengawalan (Patwal) Polri selama menuju lokasi aksi.


Berdasarkan pantauan di lapangan, peserta aksi yang terdiri dari kalangan emak-emak hingga anak muda tiba di kawasan Kota Tuban menggunakan dump truk dan mobil pikap. Selanjutnya, mereka melakukan long march dari depan Hotel Mustika menuju Kantor DPRD Tuban.

Sepanjang perjalanan, massa membentangkan spanduk bertuliskan "Aksi Damai Dukung Program Pemerintah, Lanjutkan MBG" serta membawa sejumlah poster berisi dukungan terhadap keberlanjutan program tersebut.

Rombongan berjalan kaki menuju gedung DPRD dengan pengawalan kendaraan Patwal yang berada di barisan paling depan.

Setelah menyampaikan aspirasi, massa membubarkan diri dan kembali menggunakan dump truk serta mobil pikap yang telah disiapkan untuk mengantar mereka pulang ke daerah masing-masing.

Salah seorang peserta aksi, Ilmah, warga Kecamatan Singgahan, mengaku dirinya bersama peserta lainnya berangkat menuju lokasi demonstrasi menggunakan kendaraan tersebut.

"Kami ingin program MBG tetap dilanjutkan. Tadi teman-teman berangkat ke sini naik dump truk dan pikap," ujarnya.

Meski penggunaan kendaraan angkutan barang untuk mengangkut peserta aksi terlihat sejak keberangkatan hingga kepulangan, tidak tampak adanya tindakan dari aparat kepolisian terkait dugaan pelanggaran penggunaan kendaraan yang tidak sesuai peruntukannya.

Saat dikonfirmasi mengenai diperbolehkan atau tidaknya penggunaan dump truk dan mobil pikap untuk mengangkut peserta aksi, termasuk kemungkinan adanya penindakan, Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie, belum memberikan tanggapan.

Sementara itu, Koordinator Aksi, Kurniawan, mengatakan demonstrasi tersebut merupakan bentuk dukungan masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

"Kami atas nama petani, nelayan, dan UMKM hadir di depan Kantor DPRD untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mendukung program pemerintah. Program yang baik harus terus dilanjutkan," tegasnya.

Aspirasi massa diterima langsung oleh Ketua DPRD Tuban, Sugiantoro, didampingi sejumlah pimpinan DPRD dari Partai Gerindra.

Sugiantoro menyatakan DPRD menerima seluruh aspirasi masyarakat dan berkomitmen meneruskannya kepada DPR RI.

"Kami sebagai wakil rakyat siap menerima dan meneruskan aspirasi masyarakat ini kepada DPR RI," pungkasnya.

*Kontributor Blora

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya