Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Ajak Elite Bersatu Demi Wujudkan Kebangkitan Bangsa

JUMAT, 26 JUNI 2026 | 20:07 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elite bangsa memperkuat persatuan dan membangun kerja sama demi mewujudkan kebangkitan Indonesia. 

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026.

Di hadapan para guru besar, Prabowo mengaku banyak memetik pelajaran dari sejarah. Menurutnya, kebangkitan suatu bangsa hanya dapat terwujud apabila para elite mampu mengesampingkan perbedaan dan bekerja sama demi kepentingan negara.


"Inilah yang saya lihat dari apa yang saya pelajari dari sejarah. Karena salah satu hobi saya, passion saya adalah sejarah. Dari apa yang saya belajar dari sejarah ribuan tahun. Bangsa-bangsa yang elitenya bisa kerjasama, itu bangsa itu yang bangkit. Bangsa yang elitenya selalu tidak bisa kerjasama, bangsa itu tidak bisa mencapai potensinya. Ini sejarah mengajarkan," ujar Prabowo. 

Untuk memperkuat pandangannya, Prabowo menyinggung berbagai konflik militer yang hingga kini masih berlangsung di sejumlah kawasan dunia. 

"Lihat di berita, apa yang terjadi di Ukraine, di Eropa. Kalau kita lihat, rasnya sama, sukunya sama, agamanya juga banyak yang sama. Perangnya itu sampai puluhan ribu korban mati tiap bulan. Dan perang di Ukraine sudah lebih lama dari perang dunia kedua," kata Prabowo yang turut menyoroti ketidakstabilan di Iran, Palestina, Myanmar, Afghanistan, hingga yaman. 

Karena itu, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan persatuan sebagai fondasi utama dalam membangun negara.

"Saudara, di tengah ini semua, kuncinya adalah antara lain, elite yang tidak bisa kerjasama. Jadi saudara, bernegara saya kira kita perlu untuk renungkan masalah bernegara," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya