Berita

Istri Nadiem, Franka Franklin. (Foto: RMOL)

Hukum

Jelang Vonis, Keluarga Nadiem Inisiasi Malam Solidaritas dan Doa Bersama

JUMAT, 26 JUNI 2026 | 18:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menjelang pembacaan putusan perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menjerat mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim pada 30 Juni 2026, keluarga besar Makarim menggelar doa bersama bertajuk "Malam Solidaritas Keluarga" di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Jumat malam, 26 Juni 2026.

Kegiatan yang diinisiasi keluarga besar Nadiem Makarim bersama kerabat dekat itu digelar sebagai bentuk ikhtiar dan doa agar keadilan dapat ditegakkan di Indonesia.

Doa bersama tersebut dihadiri keluarga besar Nadiem Makarim, kerabat dekat, serta sejumlah tokoh dari kalangan seniman, budayawan, akademisi, politikus, dan masyarakat sipil. Hadir pula sekitar 16 keluarga yang tengah menghadapi persoalan hukum sebagai bentuk solidaritas dan doa bersama bagi tegaknya keadilan.


Istri Nadiem, Franka Franklin, mengatakan suaminya tidak dapat menghadiri acara tersebut karena masih menjalani tahanan rumah. Ia menjelaskan, doa bersama merupakan kegiatan yang selama ini kerap dilakukan keluarga, terlebih saat menjalani proses persidangan.

"Ini sesuatu yang sering kami lakukan sebagai keluarga. Kalau kami berada di pengadilan, kami juga bertemu dengan keluarga lain. Kami berdoa untuk saling menguatkan, supaya jalannya dimudahkan, keadilan didapatkan, tetap bisa mendapatkan keadilan," katanya.

Terkait vonis yang akan dibacakan pekan depan, Franka berharap majelis hakim membebaskan suaminya karena meyakini dakwaan yang diajukan jaksa tidak terbukti selama persidangan.

Franka mengaku masih menyimpan optimisme meski harus menghadapi ketidakpastian menjelang putusan. Ia juga menyampaikan kondisi kesehatan Nadiem yang disebut naik turun selama menjalani proses hukum. Namun, menurutnya, keberadaan Nadiem di rumah memberikan kesempatan bagi keluarga untuk mendampinginya.

"Alhamdulillah karena Mas Nadiem bisa dekat dengan keluarga, kami bisa membantu dia kalau dia sedang down. Kesehatan dia memang naik turun. Saya pikir dalam proses pemulihan dia berada di tempat paling baik dan itu merupakan kebaikan dari majelis hakim," ujarnya.

Franka mengungkap, melalui kegiatan ini keluarga berharap keadilan tetap dapat ditegakkan di Indonesia.

"Kami mau berdoa agar keadilan masih bisa ditegakkan di Indonesia. Harapan kami Indonesia menjadi lebih terang," ujarnya.

Franka menegaskan keluarga kini hanya bisa berserah diri setelah berbagai upaya hukum ditempuh selama persidangan.
Ia pun kembali menyatakan keyakinannya bahwa sang suami tidak bersalah.

"Saya meyakini 100 persen suami saya tidak bersalah," tegasnya.

Franka berharap berbagai amicus curiae atau sahabat pengadilan yang telah disampaikan kalangan akademisi maupun masyarakat dapat menjadi bahan pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.



Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya