Berita

Kepala KSP Dudung Abdurachman (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

KSP: Belum Ditemukan Indikasi Kelalaian di Balik Kematian Tiga Calon Manajer KDMP

JUMAT, 26 JUNI 2026 | 15:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman menyatakan belum menemukan indikasi kelalaian terkait meninggalnya tiga calon manajer Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP) serta Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil).

Menurut Dudung, pelatihan tersebut tidak tergolong berat sehingga kemungkinan terdapat faktor kesehatan atau penyebab lain yang masih didalami melalui proses evaluasi dan investigasi.

“Berdasarkan informasi yang saya terima, belum ditemukan adanya unsur kelalaian. Pelatihan seperti SPPI pada dasarnya tidak terlalu berat. Kemungkinan ada faktor kesehatan atau faktor lainnya. Saat ini masih dilakukan evaluasi dan investigasi agar ke depan menjadi lebih baik,” kata Dudung dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026.


Dudung juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya para peserta pelatihan tersebut. Dia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan seluruh penyelenggara pelatihan dapat semakin memperketat penerapan standar keselamatan dalam setiap kegiatan pembinaan.

“Pada kesempatan ini saya juga menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum dan almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Ke depan, setiap pelatihan harus benar-benar sesuai prosedur dengan mengutamakan faktor keselamatan sehingga tidak lagi menimbulkan korban,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dudung menjelaskan bahwa seluruh peserta telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum mengikuti pelatihan. 

Namun demikian, kondisi fisik maupun mental peserta dapat berubah selama proses pelatihan berlangsung sehingga berbagai kemungkinan masih menjadi bagian dari evaluasi yang dilakukan pemerintah.

Tiga calon manajer KDMP dan KNMP dilaporkan meninggal dunia usai mengikuti Latsarmil. 

Peserta pertama yang meninggal dunia adalah Anisa Muyassaroh yang mengikuti pelatihan di Satdik Didikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan. 

Berdasarkan keterangan Kemhan, Anisa mengalami gangguan kesehatan pada 18 Juni 2026 dan dinyatakan meninggal dunia akibat heat stroke serta henti jantung.

Korban kedua, Yonanda Muhammad Taufiq, merupakan peserta pelatihan di Satdik Puslatpur Kodiklatad, Baturaja, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. 

Yonanda dilaporkan mengalami penurunan kondisi kesehatan pada 17 Juni 2026 sebelum dirujuk ke rumah sakit dan akhirnya meninggal dunia.

Sementara itu, Novia Rahmadhani Sihotang yang mengikuti pelatihan di Satdik Pusbahasa Kodiklatau, Jakarta, diketahui memiliki riwayat tuberkulosis. 

Novia mengalami gangguan kesehatan pada 22 Juni 2026, sempat mendapatkan penanganan dari tim kesehatan satuan, kemudian dirujuk ke RSAU dr Esnawan Antariksa karena kondisinya memburuk, sebelum akhirnya meninggal dunia pada 23 Juni 2026.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya