Berita

Chairman of Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) Din Syamsuddin (Foto: Istimewa)

Dunia

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

JUMAT, 26 JUNI 2026 | 14:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Kehormatan Religions for Peace International sekaligus Chairman of Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) Din Syamsuddin menawarkan konsep Shared Global Ethics atau Etika Global Bersama sebagai fondasi membangun peradaban dunia yang lebih adil, damai, dan inklusif.

Hal tersebut dipaparkan Din saat tampil sebagai pembicara di forum internasional Religions for Peace International yang digelar di Mauritius.

Forum yang dihadiri sekitar 200 tokoh agama dari berbagai negara itu dibuka Presiden Mauritius, Dharam Gokhool, dan turut dihadiri Sekretaris Jenderal Religions for Peace International, Francis Kuria.


Dalam pidatonya, Din menilai dunia saat ini sedang menghadapi krisis yang bersifat akumulatif, mulai dari persoalan kemanusiaan, ketimpangan, hingga konflik yang berkepanjangan.

Karena itu, menurutnya, diperlukan lahirnya peradaban baru yang lebih mulia dan mampu menghadirkan solusi bagi berbagai tantangan global.

"Umat lintas agama harus menampilkan agama sebagai penyelesai masalah (problem solver), bukan bagian dari masalah (part of the problem), apalagi pencipta masalah (problem maker),” ujar Din dalam keterangan resminya, dikutip Jumat, 26 Juni 2026.

Sejalan dengan tema sidang, Forging Pathways for Shared Sacred Worldview, Din menawarkan konsep Shared Global Ethics atau Etika Global Bersama. 

Gagasan tersebut berangkat dari keyakinan bahwa meskipun agama-agama memiliki perbedaan dalam aspek teologis, seluruhnya bertemu pada nilai-nilai universal yang dapat menjadi fondasi peradaban dunia yang lebih damai, adil, dan berkeadaban.

Menurut mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu, nilai-nilai seperti cinta kasih, toleransi, solidaritas, keadilan, serta orientasi pada kesejahteraan bersama harus menjadi arus utama dalam membangun masa depan dunia. 

Din juga menegaskan bahwa kalangan agamawan tidak dapat bekerja sendiri dalam menyelesaikan persoalan global. Kolaborasi dengan para politisi, negarawan, dan berbagai elemen masyarakat menjadi kebutuhan mendesak agar tata kelola dunia yang lebih inklusif dapat terwujud. 

"Kaum agamawan perlu mengajak kalangan politisi/negarawan untuk menyadari bahwa dunia tanpa etika akan rusak. Perwujudan kolaborasi antara agamawan dan negarawan serta kalangan-kalangan lain merupakan penjelmaan dari pemerintahan dunia yang inklusif. Kolaborasi semacam ini mendesak. Kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau buka kita yang memulai siapa lagi,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya