Berita

Mendikti Saintek Brian Yuliarto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Minta Kampus Siapkan SDM Unggul untuk Percepat Industrialisasi Nasional

JUMAT, 26 JUNI 2026 | 09:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar pada kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung agenda percepatan industrialisasi nasional. 

Hal itu disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto usai bertemu Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis malam, 25 Juni 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden memberikan arahan terkait percepatan pengembangan sejumlah sektor industri strategis yang saat ini menjadi fokus pemerintah. 


Mulai dari industri farmasi, otomotif nasional, hingga berbagai program hilirisasi dinilai perlu dipacu agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

“Banyak program mulai dari farmasi, pengembangan industri farmasi, pengembangan mobil nasional, motor nasional, dan lain-lain ya, program-program hilirisasi itu bisa dipercepat,” ujar Menteri Brian dalam keterangannya usai pertemuan.

Seiring dengan target tersebut, Presiden juga meminta agar perguruan tinggi mengambil peran lebih aktif dalam menyiapkan tenaga kerja berkualitas yang mampu menjawab kebutuhan industri masa depan. 

Menurut Brian, pengembangan sektor-sektor strategis tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan SDM yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan lapangan.

“Kami diminta memastikan SDM-SDM, lulusan-lulusan perguruan tinggi kita tuh nantinya betul-betul bisa memenuhi, bisa memenuhi kebutuhan SDM untuk pengembangan industrialisasi yang memang tidak sedikit itu kan. Yang mulai dari mineral, kemudian ada aquaculture, aquafarming juga banyak, kemudian hilirisasi,” tuturnya.

Karena itu, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi akan melakukan pemetaan kebutuhan tenaga ahli secara lebih terukur agar tidak terjadi ketimpangan antara kebutuhan industri dengan jumlah maupun kompetensi lulusan yang dihasilkan perguruan tinggi.

“Misalkan kita butuh banyak tenaga ahli kelistrikan, ternyata lulusannya nggak sesuai. Jadi kita diminta menghitung itu, memastikan ini bisa memenuhi industrialisasi yang baik,” pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya