Berita

Pamflet rencana kehadiran Presiden ke-7 RI, Joko Widodo di Tulang Bawang, Lampung. (Foto: media sosial)

Politik

Gajah Jokowi Mau Injak Gerindra

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 20:22 WIB | OLEH: DIKI TRIANTO

Lanskap politik di Bumi Ruwa Jurai mendadak riuh menjelang akhir pekan ini. Sebuah pamflet digital bertajuk Karnaval Gajah Tulang Bawang 2026 beredar luas dengan visual yang sangat mencolok: wajah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terpampang besar di sudut kanan atas, lengkap dengan pakaian adat dan ikat kepala khas Lampung.

Kemunculan pamflet tersebut seiring dengan agenda blusukan politik Jokowi bersama putra bungsunya, Kaesang Pangarep yang tak lain Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Keduanya akan safari politik di Provinsi Lampung, Jumat-Minggu, 26-28 Juni 2026.

Rencananya, Jokowi akan menghadiri tiga Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI di Mesuji, Tulang Bawang, dan Bandar Lampung. Selain itu, menghadiri karnaval budaya, bertemu relawan, pengukuhan adat, bertemu santri dan kiai pondok pesantren serta menyapa masyarakat.


Ketua DPD PSI Kota Bandar Lampung, Randy Adytia Gumay mengatakan, saat ini jajarannya terus melakukan persiapan untuk menyukseskan kegiatan kunjungan Jokowi tersebut. Bahkan, akan ada ribuan kader yang akan menghadiri Rakorda PSI tersebut.

“Jumlah total pengurus yang insyaallah hadir dalam kegiatan kurang lebih 1600 orang. Meliputi pengurus tingkat DPD, DPC dan DPRT,” kata Randy.

Kehadiran figur Jokowi di Lampung ini memicu berbagai spekulasi politik tingkat tinggi, terutama terkait dinamika koalisi nasional. Sudah terbaca, Jokowi tidak akan hanya menonton atraksi gajah atau barongsai, melainkan membawa misi khusus untuk membumikan PSI di Lampung.

Tentu, manuver Gajah Jokowi ini akan memicu potensi benturan kepentingan politik di akar rumput. Partai Gerindra, sebagai partai bentukan Prabowo Subianto, adalah raksasa politik sekaligus pemenang utama dalam konstelasi Pemilu 2024.

Berdasarkan rekapitulasi resmi KPU, Partai Gerindra mengunci posisi papan atas nasional dengan raihan luar biasa sebanyak 20.071.708 suara sah (13,22 persen) dan sukses mengamankan 86 kursi di DPR RI periode 2024-2029.

Di Lampung sendiri, Gerindra bertransformasi menjadi kekuatan dominan yang sulit ditandingi. Pileg 2024 di Provinsi Lampung, Gerindra perkasa dengan mendapat 16 kursi, sukses menggeser dominasi PDIP yang hanya mendapat 13 kursi. 

Kehadiran "Gajah" yang dikendarai oleh pengaruh politik Jokowi dan PSI ini disinyalir kuat bakal mengusik zona nyaman sang pemenang Pemilu.

Lampung, yang selama ini menjadi salah satu lumbung suara Gerindra dan basis loyal pendukung Prabowo, kini coba "diinjak" atau digoyang secara perlahan oleh PSI melalui penetrasi langsung sang mantan presiden ke tengah masyarakat.

Langkah politik ini dibaca sebagai upaya PSI untuk terus memperbesar basis elektoralnya dengan memanfaatkan sisa-sisa Jokowi Effect yang masih mengakar kuat di daerah-daerah strategis seperti Tulang Bawang. Melalui kedok kegiatan kultural dan penguatan UMKM lokal, PSI mencoba mempertegas eksistensinya tepat di halaman rumah sang penguasa parlemen.

Akankah safari politik Jokowi bersama PSI ini benar-benar menggerus dominasi kokoh Partai Gerindra di Lampung? Ataukah ini hanya bagian dari tarian politik harmonis di bawah payung besar koalisi pemerintah?

Satu hal yang pasti, riuh rendah Karnaval Gajah Tulang Bawang besok dipastikan tidak hanya menyedot perhatian para pecinta budaya, tetapi juga membuat para elite politik di Senayan dan daerah menahan napas.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya