Berita

Potongan video dugaan penganiayaan terhadap seorang caddy di lapangan golf. (Foto: media sosial)

Nusantara

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 17:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Warganet dikejutkan dengan video dugaan penganiayaan terhadap seorang wanita caddy di lapangan golf diduga di Modern Golf Tangerang. 

Dalam video yang diunggah akun X @nengsarah408 itu, korban diduga diinjak lehernya oleh seorang pegolf.

"Belum selesai kasus penyekapan Yuvita di Bandung, publik tanah air kembali dikagetkan dengan penganiayaan seorang caddy di lapangan golf modernland, korban inisial R diduga dianiaya oleh FP," tulis akun tersebut.


Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen Modern Golf maupun aparat kepolisian mengenai kronologi lengkap dan penanganan kasus tersebut.

Video yang beredar luas di berbagai platform media sosial memicu kecaman dari masyarakat. Banyak warganet meminta aparat penegak hukum segera menyelidiki peristiwa tersebut dan memastikan korban memperoleh perlindungan serta keadilan.

Di media sosial muncul klaim bahwa pelaku merupakan seorang pejabat publik. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada bukti maupun pernyataan resmi yang membenarkan informasi tersebut.

Identitas pelaku maupun status jabatannya masih menunggu hasil penyelidikan aparat yang berwenang.

Publik berharap pihak manajemen lapangan golf segera memberikan penjelasan resmi mengenai insiden tersebut, termasuk langkah yang telah diambil untuk melindungi korban dan memastikan peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Sementara itu, aparat kepolisian diharapkan segera mengusut kasus tersebut secara profesional berdasarkan alat bukti yang tersedia, termasuk rekaman CCTV, keterangan saksi, dan hasil pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terlibat. 

"Duh siapa lagi ini, polisi jangan diam saja. Pelaku harus diberi segera ditangkap," tulis warganet.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya