Berita

Menhan Israel, Israel Katz (Foto: Instagram)

Global

Israel Abaikan Tekanan AS, Bersikeras Tetap Kuasai Lebanon Selatan

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 16:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Israel kembali menunjukkan sikap keras terkait keberadaan pasukannya di wilayah Lebanon selatan yang diduduki. 

Di tengah upaya diplomatik dan desakan komunitas internasional, termasuk dari Amerika Serikat, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz menegaskan tidak memiliki niat untuk menarik pasukan dari kawasan yang mereka sebut sebagai zona keamanan.

Menurutnya, kepentingan keamanan Israel berada di atas segala tekanan politik yang datang dari luar negeri.


"Israel tidak akan meninggalkan zona keamanannya di Lebanon, bahkan jika Amerika Serikat menuntut penarikan pasukan," kata Katz, dikutip dari laporan harian Yedioth Ahronoth, Kamis, 25 Juni 2026. 

Selain Lebanon, Katz menegaskan Israel akan tetap mempertahankan kehadiran militernya di wilayah Suriah yang diduduki. 

"Kami tidak akan meninggalkan zona keamanan di Suriah dan Lebanon; ini adalah doktrin keamanan," tegasnya.

Pernyataan tersebut muncul ketika para pejabat tinggi Israel terus mempertahankan kebijakan pendudukan di Lebanon selatan, meskipun terdapat kesepahaman antara Amerika Serikat dan Iran yang mencakup penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon. 

Sebelumnya, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bersama Katz dan Kepala Staf Militer Eyal Zamir juga telah menyatakan komitmen untuk mempertahankan kendali atas wilayah yang mereka klaim sebagai zona keamanan.

Israel saat ini masih menduduki sejumlah wilayah di Lebanon selatan, baik yang telah dikuasai selama puluhan tahun maupun area yang direbut dalam konflik 2023-2024. 

Dalam operasi militernya, pasukan Israel bahkan dilaporkan telah bergerak lebih dari 10 kilometer ke dalam wilayah Lebanon. 

Data resmi pemerintah Lebanon mencatat serangan Israel sejak 2 Maret telah menewaskan 4.192 orang, melukai 12.171 lainnya, serta memaksa lebih dari satu juta warga mengungsi.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya