Berita

Presiden Venezuela Nicolas Maduro (Foto: Instagram)

Dunia

Maduro Kirim Pesan Solidaritas untuk Rakyat Venezuela dari Balik Jeruji

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 15:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mantan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, menyerukan persatuan nasional di tengah duka yang menyelimuti negaranya setelah gempa berkekuatan 7,1 magnitudo mengguncang sejumlah wilayah dan menewaskan sedikitnya 32 orang serta melukai sekitar 700 lainnya.

Seruan itu disampaikan Maduro dari balik tahanan federal di New York, Amerika Serikat, tempat ia ditahan sejak ditangkap pasukan AS pada Januari lalu. 

Melalui kanal Telegram resminya, Maduro menyampaikan pesan solidaritas kepada rakyat Venezuela yang kini menghadapi salah satu bencana alam terbesar dalam lebih dari satu abad terakhir.


Dalam pernyataan yang juga mengatasnamakan istrinya, Cilia Flores de Maduro, Maduro mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengesampingkan perbedaan dan fokus membantu para korban. 

“Saat ini, hanya ada satu pesan: persatuan maksimal, solidaritas maksimal, dan aksi maksimal," demikian bunyi pesan yang disampaikan dari dalam tahanan.

Gempa kembar yang mengguncang Venezuela terjadi ketika negara itu masih berupaya keluar dari krisis ekonomi berkepanjangan. 

Kerusakan infrastruktur, ancaman terganggunya layanan publik, serta meningkatnya kebutuhan bantuan kemanusiaan diperkirakan akan menambah berat beban masyarakat yang selama bertahun-tahun menghadapi kesulitan ekonomi.

Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, telah menetapkan status darurat nasional dan mengerahkan seluruh sumber daya kesehatan untuk menangani korban. 

"Kami telah mengaktifkan seluruh jaringan kesehatan publik dan swasta di negara ini, khususnya di daerah yang paling terdampak,  untuk merawat para korban luka selama masa yang sangat sensitif ini bagi masyarakat," ujarnya. 

Gelombang simpati juga datang dari tokoh oposisi Venezuela, María Corina Machado. Peraih Nobel Perdamaian yang kini hidup dalam pengasingan itu menyampaikan dukungannya kepada para korban melalui media sosial. 

“Hatiku, pelukanku yang tak terbatas, dan doaku bersama setiap rumah di Venezuela di saat-saat penuh penderitaan ini,” tulis Machado.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya