Berita

Piala Dunia 2026/Net

Sepak Bola

Peta Persaingan Piala Dunia 2026: 13 Tim Amankan Tiket 32 Besar, 7 Negara Harus Kandas

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 15:05 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Gelaran Piala Dunia 2026 semakin intens. Peta kekuatan sepak bola global kini mulai mengerucut saat fase grup mencapai titik krusial.

Sebanyak 13 tim telah memastikan langkah mereka ke babak 32 besar, sementara tujuh negara lainnya harus menelan pil pahit dan angkat koper lebih awal dari turnamen akbar ini.

Dominasi tim-tim unggulan mulai terlihat jelas di papan klasemen. Brasil dan Maroko tampil impresif di Grup C, keduanya masing-masing mengoleksi 7 poin dan memimpin persaingan.


Di Grup A, Swiss tampil perkasa di puncak klasemen dengan raihan 7 poin, ditemani oleh Kanada dan Bosnia-Herzegovina yang berhasil mengamankan posisi mereka.

Sementara itu, tuan rumah Amerika Serikat menunjukkan taringnya di Grup D dengan raihan sempurna 6 poin dari dua laga, berdiri kokoh di puncak tabel.

Persaingan ketat juga terjadi di Grup E dan F yang tak kalah dramatis. Jerman berhasil menyapu bersih poin di Grup E, diikuti oleh Pantai Gading yang terus membayangi.

Di Grup F, Belanda dan Jepang bersaing sengit di papan atas dengan raihan masing-masing 4 poin, menunjukkan kualitas seimbang yang memaksa tiap pertandingan menjadi penentu.

Sementara itu, Mesir berhasil memimpin Grup G, menambah deretan tim yang telah memastikan diri lolos.

Namun, di balik kegemilangan para kontestan, turnamen ini menjadi panggung getir bagi tujuh negara yang harus tersingkir lebih cepat. Perjuangan keras mereka belum cukup untuk membendung kekuatan lawan dan mengamankan satu tiket ke fase gugur.

Dengan 13 tim yang sudah melangkah pasti, pertarungan untuk memperebutkan sisa slot di babak 32 besar dipastikan akan semakin sengit.

Ketegangan di tiap lapangan hijau akan terus meningkat, dan kejutan di laga-laga penentuan tentu sangat dinantikan oleh para penggemar sepak bola di seluruh penjuru dunia. Siapakah yang akan menyusul langkah para raksasa ini?

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya