Berita

Jubir Kemlu RI, Yvonne Mewengkang (Foto: Kemlu RI)

Dunia

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Venezuela, Seluruh WNI Dipastikan Selamat

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 11:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Venezuela dalam kondisi aman setelah gempa bumi berkekuatan 7,1 magnitudo mengguncang wilayah pesisir utara negara tersebut pada Rabu waktunya setempat, 24 Juni 2026.

Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang, mengatakan pemerintah mengikuti perkembangan di lapangan secara saksama.

Berdasarkan pendataan yang dilakukan KBRI di Caracas, seluruh WNI yang tercatat berada di Venezuela dipastikan dalam kondisi baik. 


“Pemerintah Indonesia melalui KBRI Caracas telah memastikan bahwa seluruh WNI yang terdata berada di Venezuela, yakni sebanyak 3 (tiga) orang, dalam kondisi aman, selamat, dan sehat. Gedung Kantor KBRI Caracas beserta Wisma Duta dalam keadaan baik dan seluruh staf dalam keadaan selamat,” ungkap Yvonne dalam pernyataan tertulis, Kamis, 25 Juni 2026.

Kemlu juga telah membuka jalur komunikasi darurat untuk memantau perkembangan situasi serta memastikan pembaruan informasi mengenai kondisi WNI secara berkala. 

Di saat yang sama, KBRI Caracas terus mencermati informasi resmi dari pemerintah Venezuela terkait kemungkinan gempa susulan maupun potensi bahaya di kawasan pesisir.

Pemerintah mengimbau seluruh WNI yang berada di Venezuela agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengikuti arahan otoritas setempat, dan segera menghubungi Hotline KBRI Caracas di +58 4120217263 / +58 4122340100 atau Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri di +62 812-9007-0027 jika terjadi sesuatu.

Di tengah upaya penanganan bencana yang berlangsung di Venezuela, Pemerintah Indonesia turut menyampaikan simpati dan belasungkawa kepada pemerintah serta masyarakat setempat. 

“Pemerintah Indonesia menyampaikan duka yang mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Venezuela atas musibah ini, serta berharap proses pemulihan dapat berjalan dengan cepat," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya