Berita

Anggota Komisi VI DPR Fraksi PDI Perjuangan, GM Totok Hedi Santosa. (Foto: Istimewa)

Politik

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 08:12 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pengembangan koperasi harus tetap berpegang pada prinsip dasar gotong royong dan tumbuh secara alamiah dari kebutuhan lalu kesepakatan bersama masyarakat. Jadi pengembangan koperasi tidak boleh didorong oleh target yang ditetapkan dari luar organisasi.

Pandangan itu disampaikan oleh Anggota Komisi VI DPR Fraksi PDI Perjuangan, GM Totok Hedi Santosa terkait meninggalnya dua calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). 

“Koperasi itu semestinya tumbuh alamiah karena kesepakatan bersama untuk mengupayakan hal yang sebaik-baiknya dari komunitas masyarakat dan berdasar semangat gotong royong,” kata Totok, dikutip Kamis 25 Juni 2026.


Secara mendalam, Totok menilai upaya mendorong pembentukan koperasi secara serentak di berbagai wilayah bukan merupakan sesuatu yang keliru.

Namun, proses tersebut harus tetap menjaga nilai-nilai dasar yang selama ini jadi pkndasi gerakan koperasi.

“Pelatihan apapun untuk mengakselerasi kemajuan koperasi yang bersangkutan seharusnya didasarkan kebutuhan yang tumbuh dari dalam organisasi tersebut, bukan sebaliknya,” kata Totok.

Dua peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa (Kopdes) Kelurahan Merah Putih atau KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) 2026 meninggal dunia.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) menginformasikan bahwa keduanya meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar militer (latsarmil) di tempat berbeda.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyebut dua peserta yang meninggal dunia ialah Anisa Muyassaroh dan Yonanda Muhammad Taufiq.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya