Berita

Personel polisi berjaga di depan Kantor Bea Cukai Juanda, Sidoarjo. (Foto: IDN Times/Khusnul Hasana)

Presisi

Bongkar Kasus Impor HP Ilegal, Polisi Geledah Kantor Bea Cukai

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 06:06 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Korps Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menggeledah Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) pada Rabu, 24 Juni 2026.

Kabag Ops Kortas Tipikor Polri, Kombes Yusuf Afandi menjelaskan ada empat lokasi yang digeledah, salah satunya KPPBC terkait dugaan korupsi importasi handphone secara ilegal.

Diduga kuat KPPBC jadi pintu masuk impor handphone ilegal dengan dokumen yang manipulatif sejak 2024 hingga 2026.


"Bahwa perusahaan-perusahaan importir memasukkan telepon seluler bekas dari luar negeri melalui Pabean Juanda dengan menggunakan dokumen impor yang mencantumkan jenis barang lain," ungkap Yusuf dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis, 25 Juni 2026.

Tentunya, diduga kuat ada praktik memasukan barang ilegal dan persekongkolan pihak swasta dengan penyelenggara negara.

"Adanya dugaan pemberian sejumlah uang kepada oknum pejabat atau penyelenggara negara guna mempermudah proses pemasukan dan pengeluaran barang," ucap Yusuf.

Selain kantor Bea Cukai, penyidik juga menggeledah Gudang Kargo PT jasa Angkasa Semesta (JAS), rumah atas nama TS di Surabaya, serta rumah AY di Surabaya.

Hasil penggeledahan di gudang PT JAS, yakni dokumen dan file hasil mirroring aplikasi CEISA sebanyak tiga kontainer. Di rumah AY perhiasan emas kurang lebih seberat 22 gram, sertifikat tanah beserta bangunan, AJB, delapan SHGB, dan BPKPB motor. Terakhir di rumah Yusuf, ada lima unit handphone, CCTV, rekening koran, buku catatan pembagian uang, slip setoran dan uang tunai Rp165 juta dan SGD 14.200.

"Seluruh barang buktiĀ  tersebut telah dilakukan penyitaan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan analisis secara mendalam," pungkas Yusuf.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya